Kompas.com - 25/01/2021, 06:06 WIB
Ilustrasi marah dengan media sosial Ilustrasi marah dengan media sosial

KOMPAS.com - Marah adalah salah satu bentuk emosi selain sedih, bahagia, kecewa, atau cemburu.

Marah yang bisa dikelola dengan baik dapat menjadi dorongan untuk perubahan positif.

Namun, marah berlebihan yang tidak terkontrol ternyata dapat memicu konflik dan berbahaya bagi kesehatan.

Baca juga: Apa itu Cemburu?

Melansir WebMD, marah adalah salah satu respons emosi saat harapan tidak terpenuhi.

Saat ada pemicu kemarahan, bagian otak bernama amigdala mengirimkan sinyal yang mengaktifkan respons stres.

Lantas, bagian otak lain yakni korteks prefrontal rasional akan menilai ancaman tersebut.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

5 Efek Buruk Marah bagi Kesehatan
Sesekali marah karena suatu hal yang luar biasa umumnya normal. Anda perlu waspada apabila marah sudah menjadi kebiasaan. Kenali efek buruknya...
Bagikan artikel ini melalui

Setelah itu baru diputuskan apakah seseorang perlu respons yang meledak-ledak atau emosional.

Tapi, terkadang pusat otak yang mengontrol emosi langsung bereaksi dengan marah sebelum otak rasional mengevaluasi biang kemarahan.

Baca juga: Sering Stres dan Gampang Emosi, Waspadai Sindrom Patah Hati

Sesekali marah karena suatu hal yang luar biasa umumnya normal. Tapi, Anda perlu waspada apabila marah sudah menjadi kebiasaan.

Terutama apabila respons kemarahan terjadi kurang dari 60 detik, susah menahan amarah, marah intens muncul beberapa kali sehari, memicu perilaku kasar, sampai memengaruhi kehidupan sehari-hari.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gejala Infeksi Menular Seksual pada Pria dan Wanita

Gejala Infeksi Menular Seksual pada Pria dan Wanita

Health
10 Faktor Risiko Kanker Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Faktor Risiko Kanker Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Bentuk Puting Tidak Normal

Bentuk Puting Tidak Normal

Penyakit
11 Penyebab Radang Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

11 Penyebab Radang Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Jari Tangan Kaku

Jari Tangan Kaku

Penyakit
Ini Efek Samping Terlalu Banyak Minum Vitamin Sesuai Jenisnya

Ini Efek Samping Terlalu Banyak Minum Vitamin Sesuai Jenisnya

Health
Hipotermia

Hipotermia

Penyakit
Ini Waktu Terbaik Minum Vitamin Sesuai Jenisnya

Ini Waktu Terbaik Minum Vitamin Sesuai Jenisnya

Health
Kaki Bengkak

Kaki Bengkak

Penyakit
7 Penyebab Kanker Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Kanker Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Perut Terasa Panas

Perut Terasa Panas

Penyakit
Apa Penyebab Terjadinya Tumor Otak?

Apa Penyebab Terjadinya Tumor Otak?

Health
Infeksi Bakteri

Infeksi Bakteri

Penyakit
15 Vitamin dan Mineral untuk Mengurangi Risiko Depresi

15 Vitamin dan Mineral untuk Mengurangi Risiko Depresi

Health
Kulit Mengelupas

Kulit Mengelupas

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.