Kompas.com - 28/02/2021, 10:10 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19. FreepikIlustrasi virus corona, Covid-19.

KOMPAS.com - Meski telah melakukan langkah pencegahan sebaik mungkin, masih ada kemungkinan kita terinfeksi Covid-19.

Yah, mendapat dagnosis positif Covid-19 memang bukan hal yang menyenangkan.

Tapi, Anda tak perlu putus asa. Harapan untuk sembuh setelah terdiagnosis Covid-19 sangatlah besar.

Yang perlu kita lakukan setelah terdiagnosis positif Covid-19 hanyalah melakukan penanganan yang tepat.

Baca juga: Vaksin Covid-19 Picu Efek Samping Mirip Kanker Payudara, Berbahayakah?

Lalu apa yang perlu dilakukan setelah terdiagnosis positif Covid-19?

Ketika Anda terdiagnosis Covid-19, berikut langkah penanganan yang bisa dilakukan untuk mempercepat penyembuhan:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Cari bantuan dokter atau layanan kesehatan

Setelah Anda menerima diagnosis Covid-19, salah satu langkah pertama adalah berkonsultasi dengan dokter Anda untuk mendapatkan saran yang tepat.

Dokter akan memberi tahu segala hal mulai dari obat-obatan yang perlu Anda minum, perubahan pola makan yang diperlukan dan segala perawatan yang perlu Anda ikuti.

Jika Anda memiliki penyakit penyerta, atau sedang mencari pengobatan untuk kondisi lain, beri tahu dokter.

Jangan pernah mengonsumsi obat apapun tanpa ada saran dari dokter.

2. Lakukan isolasi mandiri

Lakukan isolasi mandiri agar orang disekitar anda tidak tertular.

Jika Anda disarankan untuk menjalani karantina di rumah, beri tahu pihak berwenang dan tunggu mereka mengambil langkah selanjutnya.

Lakukan karantina di ruangan dengan vetilasi udara yang baik serta gunakan kamar mandi yang terpisah.

Pisahkan juga alat makan dan alat mandi yang Anda gunakan dengan orang yang tinggal satu rumah dengan Anda.

Orang-orang yang berada di sekitar Anda juga harus menjalani tes Covid-19 untuk menghindari risiko tertular.

Semua orang yang tinggal di bawah satu atap harus dikarantina juga selama minimal seminggu.

Baca juga: Mengapa Gejala Awal Penyakit Jantung Pada Wanita Sulit Dideteksi?

3. Putuskan siapa yang akan merawat Anda

Meskipun infeksi Anda ringan dan Anda diizinkan untuk memulihkan diri di rumah, pasien Covid-19 tetap membutuhkan bantuan orang lain.

Idealnya, pasien Covid-19 juga membutuhan seorang caregiver yang masih muda, sehat, dan tidak memiliki kondisi medis yang dapat membahayakan imunitasnya.

5. Perhatikan jenis perawatan yang dibutuhkan

Bergantung pada gejala dan tingkat keparahan infeksi, setiap pasien Covid-19 memerlukan rencana perawatan yang berbeda.

Sebaiknya, Anda memiliki oksimeter untuk memeriksa kadar oksigen darah.

Anda juga perlu menyiapkan alat untuk memonitor tekanan darah dan glukometer, jika Anda memiliki masalah pada tekanan darah atau tingkat gula dalam darah Anda.

Selain itu, hindari mengonsumsi obat sembarangan tanpa ada pengawasan dokter.

6. Waspadai gejala yang muncul

Melacak gejala yang muncul dalam dua minggu pertama pasca dinyatakan terinfeksi Covid-19 sangatlah penting.

Gejela dan tingkat keparahan infeksi biasanya berkembang antara 5-10 hari pasca infeksi.

Hari ke-8 atau ke-9 juga merupakan waktu ketika sistem kekebalan Anda bekerja terlalu keras dan menimbulkan konsekuensi yang drastis, termasuk badai sitokin.

Tingkat pernapasan, ketidaknyamanan, gangguan pernapasan adalah beberapa tanda yang harus Anda pantau dengan cermat.

Melacak tanda vital Anda, perubahan gejala setiap hari juga dapat membantu penyembuhan.

7 Persiapan diri untuk efek jangka panjang

Periode 14 hari adalah waktu di mana virus Corona paling menular.

Itu sebabnya, pasien positif Covid-19 banyak yang dinyatakan sembuh setelah menjalani 14 hari isolasi jika sudah tidak mengalami gejala apapun.

Setelah masa isolasi berakhir, bersihkan seluruh ruangan rumah Anda dan lakukan desinfeksi lingkungan.

Meski telah dinyatakan bebas dari Covid-19, masih ada kemungkinan Anda akan mengalami efek samping dan gejala.

Covid-19 bisa menjadi penyakit yang memberatkan tubuh dan butuh waktu bagi tubuh untuk pulih sepenuhnya.

Meski dinyatakan bebas dari virus Corona, pasien tetap harus menindaklanjuti pengobatan.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Henti Jantung Mendadak

Henti Jantung Mendadak

Penyakit
Kenali Apa itu Epilepsi, Gejala, dan Penyebabnya

Kenali Apa itu Epilepsi, Gejala, dan Penyebabnya

Health
Amaurosis Fugax

Amaurosis Fugax

Health
4 Jenis Darah Rendah yang Bisa Terjadi

4 Jenis Darah Rendah yang Bisa Terjadi

Health
Alzheimer

Alzheimer

Penyakit
7 Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi pada Penderita Diabetes

7 Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi pada Penderita Diabetes

Health
Paraplegia

Paraplegia

Penyakit
9 Makanan yang Baik Dikonsumsi Penderita Hepatitis

9 Makanan yang Baik Dikonsumsi Penderita Hepatitis

Health
Clubfoot

Clubfoot

Penyakit
9 Penyebab Darah Rendah yang Perlu Diwaspadai

9 Penyebab Darah Rendah yang Perlu Diwaspadai

Health
Alergi Telur

Alergi Telur

Penyakit
9 Gejala Darah Rendah pada Ibu Hamil yang Perlu Dikenali

9 Gejala Darah Rendah pada Ibu Hamil yang Perlu Dikenali

Health
Glaukoma

Glaukoma

Penyakit
Apakah Minum Kopi Bisa Memengaruhi Kesuburan?

Apakah Minum Kopi Bisa Memengaruhi Kesuburan?

Health
Kurap

Kurap

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.