Kompas.com - 05/03/2021, 10:01 WIB
Ilustrasi kutil Shutterstock/Epov DmitryIlustrasi kutil

KOMPAS.com - Papiloma adalah benjolan yang terbentuk dari jaringan epitel yang menonjol ke luar.

Dilansir dari WebMD, benjolan tumor papiloma biasanya bersifat jinak, tapi ada juga sebagian yang ganas.

Papiloma bisa tumbuh di berbagai bagian tubuh; seperti kulit, leher rahim, saluran payudara, atau selaput lendir yang menutupi bagian dalam kelopak mata.

Sebelum mengulas cara menghilangkan papiloma, kenali dulu apa itu papiloma dan penyebabnya.

Baca juga: Cara Menghilangkan Kutil secara Alami

Apa itu papiloma?

Melansir Medical News Today, papiloma adalah tumor yang tumbuh tidak agresif dan tidak menyebar ke seluruh tubuh.

Papiloma kerap dikenal dengan kutil. Benjolan ini sekilas terlihat mirip puting berukuran kecil.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tumor papiloma sering muncul di permukaan jaringan lembab yang melapisi bagian dalam tubuh. Misalkan, usus atau saluran pernapasan.

Jika ada gejala papiloma, ada baiknya setiap orang memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan benjolan bersifat jinak.

Papiloma jinak tidak perlu dikhawatirkan. Tapi, setiap penderita papiloma perlu waspada jika benjolan ini menyebabkan rasa sakit, iritasi, dan rasa tidak nyaman lainnya.

Baca juga: Cara Menyembuhkan Kutil Kelamin

Penyebab papiloma

Terdapat beberapa penyebab papiloma. Tapi, sebagian besar kasus papiloma disebabkan infeksi virus human papillomavirus (HPV).

Sedangkan papiloma yang tumbuh di saluran kemih, penelitian menunjukkan penyebabnya bisa berasal dari kebiasaan merokok dan faktor lainnya.

Selama ini infeksi HPV disebut terkait dengan kanker serviks. Namun, ahli mengatakan bahwa infeksi HPV baru bisa berkembang menjadi kanker dalam waktu antara 10-30 tahun.

Untuk mencegah komplikasi lebih lanjut, setiap papiloma perlu diperiksakan ke dokter.

Selain rentan menjadi tumor ganas, papiloma yang tidak mendapatkan perawatan medis tepat juga dapat mengancam kesehatan.

Tergantung lokasinya, komplikasi papiloma dapat menyebabkan penurunan fungsi organ, gangguan saluran pernapasan, saluran kencing, leher rahim, dll.

Baca juga: Penyebab Benjolan di Vagina dan Cara Menghilangkannya

Cara menghilangkan papiloma

Melansir laman resmi Dermatologs.com, ada beberapa cara menghilangkan papiloma yang bisa dijajal, yakni lewat terapi obat dan tindakan medis.

Obat dan perawatan untuk menghilangkan papiloma ini disesuaikan dengan kondisi kulit, ukuran benjolan, lokasi, dan diagnosis. Berikut beberapa di antaranya:

Dokter terkadang merekomendasikan perawatan untuk menghilangkan papiloma dengan terapi obat papiloma.

Obat papiloma bekerja dengan merangsang sistem daya tahan tubuh penderita untuk menghancurkan sel abnormal. Jenis obat ini diminum.

Selain itu, ada juga obat papiloma berupa salep untuk dioleskan di jaringan kutil.

Baca juga: Kenali Apa itu Lipoma, Benjolan Lemak di Bawah Kulit

  • Terapi pembekuan papiloma atau cryodestruction

Perawatan ini diberikan untuk menghancurkan benjolan yang tumbuh tidak normal.

Terapi klinis ini menggunakan suhu rendah sampai batas tertentu, sehingga jaringan papiloma bisa luluh dan tidak tumbuh lagi.

  • Elektrokoagulasi papiloma

Perawatan untuk menghilangkan papiloma ini dilakukan dengan proses kauterisasi menggunakan arus listrik.

Prosesnya dilakukan dengan membakar benjolan papiloma lalu dikikis perlahan menggunakan alat kuret.

Baca juga: Gejala dan Penyebab Kista Ganglion, Biang Benjolan Pergelangan Tangan

  • Terapi laser papiloma

Perawatan untuk menghilangkan papiloma ini menggunakan laser dengan gelombang cahaya tertentu.

Energi yang dipancarkan laser dapat menghancurkan jaringan papiloma tanpa merusak jaringan sekitarnya.

  • Operasi papiloma

Operasi pengangkatan papiloma biasanya direkomendasikan untuk menghilangkan papiloma berukuran besar.

Operasi bedah ini dilakukan dengan bius lokal. Jaringan papiloma akan diangkat lantas bekas lukanya akan dijahit.

Konsultasikan dengan dokter untuk menentukan cara menghilangkan papiloma paling tepat.
Hindari menghilangkan papiloma mencabut kutil sendiri karena bisa menyebabkan infeksi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nyeri Panggul

Nyeri Panggul

Penyakit
7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

Health
Nyeri Dada

Nyeri Dada

Penyakit
17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

Health
Hernia Hiatus

Hernia Hiatus

Penyakit
Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Health
Batuk Kering

Batuk Kering

Penyakit
Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Health
Katatonia

Katatonia

Penyakit
Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Health
Aneurisma Aorta Abdominalis

Aneurisma Aorta Abdominalis

Penyakit
Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

Health
Pleuritis

Pleuritis

Penyakit
Deodoran Bisa Memicu Kanker Payudara, Begini Alasannya

Deodoran Bisa Memicu Kanker Payudara, Begini Alasannya

Health
7 Penyebab Sering Kentut, Efek Makanan sampai Gangguan Pencernaan

7 Penyebab Sering Kentut, Efek Makanan sampai Gangguan Pencernaan

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.