Kompas.com - 25/03/2021, 19:01 WIB
Ilustrasi penyakit jantung. SHUTTERSTOCKIlustrasi penyakit jantung.

Berdasarkan data dari penelitian tersebut, para ahli menyimpulkan pola tidur bisa memengaruhi risiko penyakit jantung dan pembuluh darah. 

Orang yang pola tidurnya tidak teratur disebut berisiko dua kali lipat terkena penyakit jantung dan pembuluh darah ketimbang orang yang menjalani pola tidur teratur.

Baca juga: 13 Gejala Penyakit Jantung yang Kerap Tidak Disadari Pengidapnya

Mengapa pola tidur tak teratur sebabkan penyakit jantung?

Pola tidur tidak teratur bisa jadi penyebab penyakit jantung dan pembuluh darah karena kebiasaan buruk ini memengaruhi metabolisme.

Perubahan metabolisme ini dapat meningkatkan risiko obesitas, penyakit diabetes tipe 2, dan kolesterol tinggi.

Saat pola tidur tidak teratur, kadar hormon leptin yang memberikan kode untuk merasa kenyang dan tidak ingin makan lagi akan menurun.

Saat kadar hormon leptin turun, kita jadi ingin terus-menerus makan dan malas bergerak.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Pola Tidur Tidak Teratur Sebabkan Penyakit Jantung, Kenapa Begitu?
Sejumlah penelitian menunjukkan, pola tidur tidak teratur bisa jadi penyebab penyakit jantung dan gangguan kesehatan lainnya.
Bagikan artikel ini melalui

Hal itu rentan menyebabkan berat badan, gula darah, dan kolesterol melonjak. Ketiganya merupakan faktor risiko utama penyakit jantung dan pembuluh darah.

Selain memengaruhi metabolisme, pola tidur tidak teratur juga bisa menyebabkan peradangan.

Baca juga: 6 Jenis Penyakit Jantung dan Gejalanya yang Perlu Diwaspadai

Melansir SleepDoctor, jadwal tidur setiap orang secara alami diatur oleh ritme sirkadian tubuh. Ritme sirkadian adalah jam internal yang terletak di otak, tepatnya di bagian hipotalamus.

Saat waktunya sudah tiba, tubuh akan memberikan isyarat agar segera tidur dengan menguap dan mengantuk. Tapi, ada kalanya pola ritme sirkadian tubuh kacau dan pola tidur jadi tidak teratur.

Segala sesuatu yang bisa mengacaukan ritme sirkadian tubuh atau siklus alami tubuh bisa menyebabkan peradangan.

Peradangan di dalam tubuh bisa membuat plak kolesterol menumpuk di pembuluh darah arteri. Kondisi ini apabila dibiarkan berlarut-larut juga bisa menyebabkan serangan jantung.

Baca juga: Apakah Penyakit Jantung Bisa Sembuh?

Cara mengembalikan pola tidur agar teratur

Bagi kalian yang sedang bergelut dengan pola tidur berantakan, berikut cara agar bisa tidur teratur:

  1. Kontrol paparan cahaya, terutama menjelang tidur. Redupkan lampu di tempat tidur dan hindari paparan cahaya yang terang dari komputer, telepon pintar, atau televisi
  2. Relaksasi seperti peregangan ringan, meditasi, latihan bernapas dalam-dalam, menulis jurnal, membaca buku, atau minum teh herbal bebas kafein juga bisa membantu mengembalikan pola tidur jadi lebih teratur
  3. Hindari kafein dan alkohol karena dapat menstimulasi sistem saraf pusat otak selama beberapa jam setelah diminum
  4. Makan lebih awal dengan menu yang sehat. Hindari makanan cepat saji, makanan tinggi lemak tak sehat, dan gorengan
  5. Tidur siang maksimal setengah jam dan tidak tidur siang terlalu dekat jadwal tidur malam
  6. Bangun rutinitas olahraga seperti jalan kaki, lari, bersepeda, renang, dll. setidaknya 30 menit sebanyak lima kali seminggu
  7. Buat ruang tidur tidak bising, suhu udara dingin, dan ciptakan suasana senyaman mungkin
  8. Berangkat tidur dan bangun di jam sama setiap hari, termasuk saat akhir pekan atau liburan yang biasanya rentan begadang

Jika kalian merasakan kesulitan mengembalikan pola tidur seperti biasanya, coba konsultasikan ke dokter. Bisa jadi, ada masalah kesehatan yang turut mengganggu keteraturan pola tidur.

 

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berapa Batas Konsumsi Gula Per Hari untuk Penderita Diabetes?

Berapa Batas Konsumsi Gula Per Hari untuk Penderita Diabetes?

Health
Penurunan Kesadaran

Penurunan Kesadaran

Penyakit
Memahami Penyebab Tekanan Darah Rendah

Memahami Penyebab Tekanan Darah Rendah

Health
Kulit Kepala Perih

Kulit Kepala Perih

Penyakit
Detak Jantung Melambat, Bahayakah?

Detak Jantung Melambat, Bahayakah?

Health
Flu Hong Kong

Flu Hong Kong

Penyakit
Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Health
Lidah Berdarah

Lidah Berdarah

Penyakit
Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Health
Jari Tangan Bengkok

Jari Tangan Bengkok

Penyakit
Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Health
Pilek

Pilek

Penyakit
8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

Health
5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

Health
Pantat Bau

Pantat Bau

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.