Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 23/04/2021, 16:06 WIB
Irawan Sapto Adhi

Penulis

  • Penyakit kuning, yaitu perubahan warna kuning pada kulit dan putih mata
  • Urine berwarna gelap
  • Muntah
  • Sakit perut
  • Kelelahan

6. Gangguan kecemasan

Adalah hal yang normal jika seseorang merasa mual ketika sedang gugup atau stres.

Namun, beberapa jenis kecemasan bisa berlangsung lama dan mengganggu kehidupan sehari-hari.

Baca juga: 14 Penyebab Mual Setelah Makan dan Cara Mengobatinya

Meskipun gangguan kecemasan sering dianggap memengaruhi emosi, gangguan tersebut juga dapat menyebabkan gejala fisik, seperti mual yang terus-menerus.

Gejala gangguan kecemasan lainnya yang mungkin terjadi, termasuk:

  • Napas cepat
  • Peningkatan detak jantung
  • Kegelisahan
  • Kelelahan
  • Masalah berkonsentrasi atau fokus
  • Sifat mudah marah
  • Kesulitan tidur

7. Ulkus peptik

Ulkus peptik adalah luka terbuka yang terjadi di lapisan lambung (ulkus gastrik) atau usus kecil (ulkus duodenal).

Infeksi bakteri Helicobacter pylori (H. pylori) merupakan penyebab ulkus peptik tersering.

Ulkus peptik juga dapat disebabkan oleh penggunaan aspirin atau obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) jangka panjang.

Baca juga: 12 Gejala GERD pada Bayi dan Anak yang Perlu Diwaspadai

Menurut Mayo Clinic, sekitar 75 persen penderita ulkus peptik tidak memiliki gejala.

Sakit perut yang bisa bertambah parah di antara waktu makan dan malam hari adalah gejala yang paling umum.

Gejala ulkus peptik lainnya yang bisa terjadi mungkin termasuk:

  • Perut kembung
  • Perut begah
  • Sakit maag
  • Masalah perut setelah makan makanan berlemak

8. Penyakit kantung empedu

Kantung empedu adalah organ yang berfungsi melepaskan empedu ke usus kecil.

Empedu sendiri adalah cairan pencernaan yang membantu memecah lemak dari makanan yang dimakan.

Baca juga: Batu Empedu Sakitnya di Mana?

Penyakit kantung empedu dapat berupa infeksi, batu empedu, peradangan, dan penyumbatan.

Bergantung pada penyebab dan tingkat keparahan penyakit, penderitanya mungkin saja membutuhkan pengangkatan seluruh kandung empedu.

Gejala penyakit kantung empedu yang bisa terjadi termasuk:

  • Perut kembung
  • Diare
  • Mual dan ketidaknyamanan perut terus-terusan, terutama setelah makan
  • Nyeri di perut kanan atas yang mungkin menjalar ke punggung bawah

Kapan harus ke dokter?

Jika mual Anda berlangsung lebih dari sebulan, penting bagi Anda untuk menemui dokter Anda.

Meskipun mual Anda bukan disebabkan oleh kondisi yang lebih serius, dokter mungkin dapat meresepkan jenis perawatan yang tepat untuk Anda.

Baca juga: 10 Gejala Muntah Darah yang Perlu Diwaspadai

Anda juga penting untuk dapat menemui dokter jika mangalami mual tidak terlalu sering, tapi mendapati beberapa kejadian ini:

  • Mual yang mengganggu kehidupan sehari-hari ANda
  • Anda juga mengalami penurunan berat badan yang tidak bisa dijelaskan
  • Anda memiliki gejala baru selain mual

Sementara itu, segera cari perawatan jika Anda mengalami mual dan:

  • Sakit kepala parah mendadak
  • Nyeri perut yang tiba-tiba dan parah
  • Nyeri dada
  • Penglihatan kabur
  • Demam tinggi
  • Muntahan berwarna hijau atau berdarah

Perawatan untuk mual Anda akan bergantung pada penyebab yang mendasari.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau