Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Gejala Penyakit Jantung Kardiomiopati Dilatasi dan Penyebabnya

Kompas.com - 27/04/2021, 12:02 WIB
Mahardini Nur Afifah

Penulis

KOMPAS.com - Kardimiopati dilatasi adalah penyakit jantung yang memengaruhi otot bilik jantung bagian atas dan bawah.

Penyakit jantung ini lebih sering menyerang orang dewasa berusia antara 20 tahun sampai 60 tahun. Tapi, tidak menutup kemungkinan bayi dan anak-anak terkena penyakit ini.

Apabila tidak diatasi, kardiomiopati dilatasi dapat menyebabkan gangguan katup jantung, detak jantung tidak teratur atau aritmia, dan pembekuan darah di jantung.

Baca juga: Hati-hati, Ini 11 Tanda Penyakit Jantung yang Kerap Diabaikan

Menurut American Heart Association, gangguan pada otot bilik jantung bagian atas dan bawah memengaruhi fungsi pompa jantung.

Otot jantung yang membesar bisa meregang dan lebih tipis. Akibatnya, bagian dalam bilik membesar.

Saat ruang jantung tersebut membesar, otot jantung tidak bisa berkontraksi secara normal dan darah tidak bisa dipompa dengan baik. Kondisi ini bisa melemahkan jantung sampai memicu gagal jantung.

Mengingat penyakit jantung kardiomiopati dilatasi bisa berdampak fatal, kenali beragam gejala dan penyebabnya.

Baca juga: 7 Tanda Penyakit Jantung Aritmia yang Perlu Diwaspadai

Gejala kardiomiopati dilatasi

Melansir Mayo Clinic, penderita umumnya mengalami gejala kardiomiopati dilatasi, seperti:

  1. Kelelahan
  2. Sesak napas, saat istirahat maupun beraktivitas
  3. Kemampuan berolahraga menurun drastis
  4. Tungkai, pergelangan kaki, kaki, dan perut bengkak
  5. Dada sakit atau tidak nyaman
  6. Jantung berdebar kencang

Di awal penyakit muncul, kardiomiopati dilatasi terkadang tidak menunjukkan tanda tertentu.

Jika Anda mengalami sesak napas atau gejala di atas, jangan tunda untuk segera berkonsultasi ke dokter.

Baca juga: 8 Jenis Penyakit Jantung pada Anak dan Cara Mengobatinya

Penyebab kardiomiopati dilatasi

Tak mudah menentukan penyebab kardiomiopati dilatasi dengan pasti. Namun, ada beberapa kondisi yang bisa memicu penyakit jantung ini, di antaranya:

  • Faktor keturunan
  • Diabetes
  • Kegemuka
  • Penyakit jantung aritmia
  • Tekanan darah tinggi
  • Komplikasi kehamilan tahap akhir
  • Penumpukan zat besi di jantung dan organ lain
  • Infeksi tertentu seperti Covid-19
  • Konsumsi alkohol berlebihan
  • Efek samping obat kanker tertentu
  • Penyalahgunaan narkoba
  • Paparan racun berbahaya seperti timbal, merkuri, dan kobalt

Penyakit jantung kardiomiopati dilatasi sebagian besar bisa dicegah dengan kebiasaan gaya hidup sehat.

Terapkan pola makan bergizi lengkap dan seimbang, jangan merokok dan minum alkohol, hindari penyalahgunaan narkoba, rajin olahraga, cukup tidur, kelola stres, dan jaga berat badan agar tetap ideal.

Baca juga: Kenali Apa itu Penyakit Jantung Rematik, Penyebab, dan Gejalanya

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
 
Pilihan Untukmu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Food

9 Buah Pelancar BAB yang Bantu Bersihkan Usus Kotor

api-1 . NEXT-READ-V2
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Brandzview

Nunggu Beduk Magrib Lebih Berwarna, DANA Hadirkan NGABUBURICH dengan Hadiah hingga Rp 850 Juta

api-1 .
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Dewi Yull: Telah Berpulang Ray Sahetapy, Ayah dari Anak-anakku

api-1 . NEXT-READ-V2
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Cek fakta

[KLARIFIKASI] Tidak Benar AC Masjid Meledak dan Tewaskan 20 Orang, Simak Faktanya

api-1 . CONTEXT-PERSON
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Travel

40 Balasan Ucapan Selamat Idul Fitri Biar Tak Hanya Jawab “Sama-sama”

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Cek fakta

INFOGRAFIK: Hoaks Subsidi Elpiji 3 Kg Akan Diganti Bantuan Uang, Simak Faktanya

api-1 . CONTEXT-PERSON
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Brandzview

Agar Khusyuk Ibadah dan Anti-Boros, Siapkan Jadwal Imsakiyah dan Bijak Rencanakan Keuangan

api-1 .
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Lifestyle

Bicara Pakai Bahasa Bayi Bisa Ganggu Perkembangan Anak, Simak Penjelasan Dokter

api-1 . CONTEXT-PERSON
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

News

Lokasi SIM Keliling di Jakarta Hari Ini 4 Desember 2024

api-1 . CONTEXT-EVENT
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

News

Lokasi SIM Keliling di Jakarta Hari Ini 5 Desember 2024

api-1 . CONTEXT-EVENT
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Rama Sahetapy dan Merdianti Octavia Hadir ke Rumah Duka Ray Sahetapy

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Prov

50 Ucapan Selamat Idul Fitri 2025 "Taqaballahu Minna Wa Minkum" dan Balasannya

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Prov

Jurnalis Juwita Diduga Dibunuh Kekasihnya, Oknum TNI AL, Jelang Pernikahan

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

News

Hasil Sidang Isbat: Idul Fitri 2025 Jatuh pada Senin 31 Maret

api-1 . POPULAR-INDEX

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau