Kompas.com - 27/04/2021, 16:03 WIB
Ilustrasi sambal khas Indonesia. SHUTTERSTOCK/ADRIEFOTOIlustrasi sambal khas Indonesia.

KOMPAS.com – Tidak bisa dipungkiri, makanan pedas merupakan salah satu jenis makanan yang paling digemari oleh orang Indonesia.

Bahkan ada saja orang yang merasa kurang nafsu makan apabila makanannya belum ditambahkan dengan sambal.

Banyak orang menyukai makanan pedas karena sensasi panas dan terbakar di lidah yang bisa ditimbulkan.

Baca juga: 6 Manfaat Makanan Pedas, Redakan Pilek hingga Cegah Penyakit Jantung

Selain itu, makanan pedas juga memiliki sejumlah manfaat kesehatan. Ini karena makanan pedas mengandung senyawa capsaicin yang memiliki efek fisiologis bagi tubuh.

Merangkum Time, beberapa manfaat makan makanan pedas yang bisa diperoleh, yakni:

  • Dapat mengurangi rasa sakit
  • Turunkan risiko kematian
  • Memperlambat mutasi sel kanker
  • Cegah obesitas
  • Sehatkan jantung

Meski nikmat dan sangat menguntungkan bagi kesehatan, makan makanan pedas ini tetap saja tidak boleh dilakukan sembarangan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Itu karena makanan pedas juga memiliki sisi negatif, yakni dapat menyebabkan masalah kesehatan, terutama jika dikonsumsi terlalu banyak.

Berikut ini adalah beberapa tanda Anda mungkin perlu berhenti makan makanan pedas:

1. Alami heartburn

Heartburn terjadi ketika asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan atau esofagus Anda, sehingga menyebabkan rasa terbakar di dada Anda.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X