Kompas.com - 28/04/2021, 04:05 WIB
Ilustrasi karbohidrat SHUTTERSTOCKIlustrasi karbohidrat

KOMPAS.com - Karbohidrat memang dibutuhkan tubuh agar bisa berfungsi optimal.

Namun, terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat juga bisa merusak kesehatan, loh.

Ahli diet bersertifikat Kate Patton mengatakan, karbohidrat adalah salah satu dari tiga makronutrien penting yang dibutuhkan tubuh selain protein dan lemak.

“Karbohidrat berubah menjadi glukosa atau gula, dalam tubuh, yang kemudian digunakan sebagai sumber energi,” kata Patton.

Karbohidrat adalah sumber energi utama. Karbohidrat yag kita konsumsi sebaiknya berasal dari makanan utuh atau tidak mengalami pemrosesan tinggi.

Contoh karbohidrat sehat meliputi:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • Biji-bijian dan pati seperti sereal, nasi, dan pasta
  • Kacang-kacangan seperti polong, lentil dan kacang tanah.
  • Buah dan sayuran segar.

Baca juga: Infeksi Telinga Pada Anak: Penyebab, Pencegahan, dan Cara Mengatasinya

Waktu terbaik untuk konsumsi karbohidrat

Menurut Patton, sebagian besar jenis makanan mengandung karbohidrat. Jadi, kita perlu mengonsumsi makanan yang benar-benar mengandung gizi seimbang,

Selain itu, kapan saatnya kita mengonsumsi karbohidrat juga perlu diperhatikan.

Bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan atau menyeimbangkan kadar gula, sebaiknya mengonsumsi karbohidrat saat pagi hari.

"Pagi hari adalah saat yang tepat untuk mengonsumsi karbohidrat. Sebab, asupan karbohidrat yang kita konsumsi bisa langsung diolah menjadi energi untuk beraktivitas," ucap dia.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X