Kompas.com - 04/05/2021, 14:02 WIB

1. Endometriosis

Endometriosis adalah pertumbuhan jaringan mirip pelapis rahim atau endometrium di tempat yang tidak semestinya.

Normalnya, jaringan ini hanya tumbuh di rahim. Namun, jaringan tersebut muncul di luar rahim; seperti di saluran tuba, ovarium, atau jaringan pelapis panggul.

Jaringan ini sangat responsif dengan hormon bulanan dan membuat pendarahan jadi berat karena memicu tumbuhnya jaringan parut biang nyeri.

Banyak kasus nyeri haid hebat disebabkan oleh endometriosis. Selain itu, masalah kesehatan ini apabila tidak terdiagnosis dapat mengganggu kesuburan wanita.

Baca juga: 6 Warna Darah Haid dan Artinya Bagi Kesehatan Wanita

2. Adenomiosis

Adenomiosis terjadi ketika jaringan endometrium tumbuh menjadi dinding otot rahim.

Adenomiosis dapat menyebabkan nyeri haid sangat menyakitkan dan pendarahan berat.

Menurut sejumlah penelitian, masalah kesehatan reproduksi ini terkadang memengaruhi kesuburan.

3. Miom

Miom atau fibroid adalah pertumbuhan benjolan berupa otot di rahim, leher rahim, dan bahkan ligamen panggul.

Benjolan miom biasanya jinak dan cenderung tumbuh selama beberapa tahun reproduksi.

Banyak wanita tidak menyadari di tubuhnya terdapat miom karena minim gejala.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.