Kompas.com - 12/05/2021, 18:04 WIB
Ilustrasi penis terasa sakit. SHUTTERSTOCKIlustrasi penis terasa sakit.

Disfungsi ereksi adalah ketidakmampuan untuk mencapai atau mempertahankan ereksi.

Pria dengan diabetes berisiko mengalami kondisi ini.

Menurut analisis dari 145 penelitian, lebih dari 50 persen pria dengan diabetes mengalami disfungsi ereksi.

Jadi, jika Anda mengalami disfungsi ereksi, pertimbangkan diabetes sebagai kemungkinan penyebabnya.

Selain menjadi gejala diabetes, disfungsi ereksi juga bisa menjadi gejala dari banyak masalah kesehatan lainnya, termasuk tekanan darah tinggi (hipertensi), penyakit ginjal, dan gangguan peredaran darah atau sistem saraf.

Disfugsi ereksi bisa pula disebabkan oleh stres, merokok, atau efek samping pengobatan.

Baca juga: Benarkah Ejakulasi Dini Bikin Pasangan Sulit Hamil?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

3. Kerusakan pada sistem saraf otonom 

Diabetes dapat merusak autonomic nervous system (ANS) atau sistem saraf otonom dan menyebabkan masalah seksual.

Sistem saraf otonom sendiri berfungsi untuk mengontrol pelebaran atau penyempitan pembuluh darah. Jika pembuluh darah dan saraf di penis terluka karena diabetes, disfungsi ereksi dapat terjadi.

Pembuluh darah bisa rusak akibat diabetes yang bisa memperlambat aliran darah ke penis. Ini adalah penyebab umum disfungsi ereksi lainnya di antara pria dengan diabetes.

Baca juga: 4 Komplikasi Diabetes dan Cara Mencegahnya

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X