Kompas.com - 27/05/2021, 06:01 WIB
Ilustrasi demam berdarah dengue (DBD) ShutterstockIlustrasi demam berdarah dengue (DBD)

KOMPAS.com - Demam berdarah dengue atau DBD adalah penyakit infeksi virus dengue yang ditularkan lewat gigitan nyamuk aedes.

Penyakit ini bisa berdampak fatal apabila tidak mendapatkan pengobatan yang tepat atau terlambat ditangani.

Sebelum mengulas pertolongan pertama dan pengobatan demam berdarah, kenali dulu beberapa gejalanya.

Baca juga: 12 Gejala DBD (Demam Berdarah), Tak Hanya Demam Tinggi

Gejala demam berdarah (DBD)

Melansir laman resmi Kementerian Kesehatan, setelah terinfeksi virus dengue, penderita biasanya mengalami gejala DBD seperti:

  • Demam tinggi mendadak, berlangsung sepanjang hari selama 2-7 hari
  • Timbul bintik-bintik merah atau ruam pada kulit
  • Sakit kepala
  • Nyeri saat menggerakan bola mata
  • Nyeri otot atau tulang
  • Badan tersa lemah dan lesu
  • Muntah
  • Ulu hati terasa nyeri
  • Terkadang disertai mimisan atau buang air besar bercampur darah
  • Kadar trombosit turun hingga 100.000/mm3

Baca juga: 4 Ciri-ciri Bintik Merah Demam Berdarah (DBD)

Beberapa orang terkadang tidak menyadari sedang menderita sakit DBD, lantaran gejala penyakitnya timbul tenggelam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Salah satunya karena fase demam berdarah ditandai dengan grafik suhu tubuh yang mirip pelana kuda.

Pada fase awal, penderita mengalami demam tinggi selama beberapa hari. Begitu memasuki fase kritis, demam yang semula menjadi tanda utama penyakit sembuh atau suhu tubuh turun dengan sendirinya.

Di fase ini, banyak orang lengah dan menganggap penyakit sudah sembuh. Padahal, fase ini rentan terjadi syok yang berdampak fatal sehingga Anda perlu ekstra waspada.

Baca juga: Ciri-ciri Demam Berdarah Dengue pada Bayi, Beda dari Orang Dewasa

Pertolongan pertama demam berdarah

Apabila ditemukan gejala demam berdarah (DBD), ada baiknya setiap orang waspada dan memberikan pertolongan pertama pada penderita yang sakit.

Menurut Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue di Indonesia oleh Kementerian Kesehatan, pertolongan pertama demam berdarah yakni:

  1. Arahkan penderita untuk bed rest atau tirah baring selama demam
  2. Berikan obat penurun demam yang biasa diminum dan aman bagi lambung
  3. Berikan kompres hangat
  4. Berikan banyak cairan, arahkan penderita untuk minum sebanyak 1-2 liter per hari. Semua cairan diperbolehkan kecuali cairan yang berwarna cokelat dan merah seperti es kopi, susu cokelat, sirup merah
  5. Bila terjadi kejang, jaga lidah agar tidak tergigit dan hindari memberikan apa pun lewat mulut selama kejang

Apabila penderita sudah diberikan pertolongan pertama demam berdarah tapi panas tidak kunjung turun disertai gejala DBD lainnya (muncul bintik merah, muntah, gelisah, mimisan), segera bawa penderita ke dokter.

Baca juga: Ciri-ciri Nyamuk Demam Berdarah (DBD)

Cara mengobati demam berdarah

Cara mengobati demam berdarah disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan tingkat keparahan penyakit.

Tidak semua pasien DBD perlu diopname atau dirawat inap di rumah sakit. Terkadang, dokter merekomendasikan pasien untuk berobat jalan.

Cara mengobati demam berdarah untuk pasien rawat jalan yang biasanya direkomendasikan dokter, antara lain:

  • Arahkan penderita untuk bed rest atau tirah baring selama demam
  • Pemberian obat penurun demam atau kompres hangat apabila diperlukan
  • Pemberian cairan dan elektrolit, jus buah, susu, dan air putih dalam jumlah cukup untuk mencegah dehidrasi

Selama penderita menjalani pengobatan, dokter biasanya tetap memantau suhu tubuh, kadar trombosit, sampai hematokrit penderita DBD.

Setelah demam turun, pasien DBD akan tetap dipantau setidaknya selama dua hari. Hal itu untuk mencegah komplikasi pendarahan yang berujung syok.

Segera bawa penderita DBD ke rumah sakit apabila muncul gejala syok seperti sakit perut parah, kotoran BAB berwarna hitam, mimisan, pendarahan gusi, atau keluar keringat dingin.

Baca juga: Nyamuk Demam Berdarah Menggigit pada Jam Berapa?

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

9 Gejala Kekurangan Natrium yang Perlu Diwaspadi

9 Gejala Kekurangan Natrium yang Perlu Diwaspadi

Health
Intoleransi Laktosa

Intoleransi Laktosa

Penyakit
3 Manfaat Kesehatan Jahe yang Sayang Dilewatkan

3 Manfaat Kesehatan Jahe yang Sayang Dilewatkan

Health
Cacar Monyet

Cacar Monyet

Penyakit
 4 Cara Mengatasi Kelopak Mata Beda Sebelah yang Aman

4 Cara Mengatasi Kelopak Mata Beda Sebelah yang Aman

Health
Buta Warna

Buta Warna

Penyakit
13 Penyebab Air Liur Meningkat yang Perlu Diwaspadai

13 Penyebab Air Liur Meningkat yang Perlu Diwaspadai

Health
Cedera Tendon Achilles

Cedera Tendon Achilles

Penyakit
Henti Jantung Mendadak

Henti Jantung Mendadak

Penyakit
Kenali Apa itu Epilepsi, Gejala, dan Penyebabnya

Kenali Apa itu Epilepsi, Gejala, dan Penyebabnya

Health
Amaurosis Fugax

Amaurosis Fugax

Health
4 Jenis Darah Rendah yang Bisa Terjadi

4 Jenis Darah Rendah yang Bisa Terjadi

Health
Alzheimer

Alzheimer

Penyakit
7 Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi pada Penderita Diabetes

7 Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi pada Penderita Diabetes

Health
Paraplegia

Paraplegia

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.