Kompas.com - 05/06/2021, 18:01 WIB
Ilustrasi. Ilustrasi.

KOMPAS.com - Trombosit tinggi adalah masalah kesehatan saat tubuh memproduksi terlalu banyak trombosit.

Seperti diketahui, trombosit adalah salah satu jenis sel darah yang diproduksi di sumsum tulang belakang.

Fungsi trombosit utamanya untuk membantu menghentikan pendarahan serta membentuk gumpalan darah saat ada bagian pembuluh darah atau jaringan yang rusak.

Baca juga: 8 Cara Menaikkan Trombosit secara Alami dan Medis

Melansir One Blood, jumlah trombosit normal rata-rata berkisar antara 150.000 sampai 400.000 keping per mikroliter darah.

Seseorang dikatakan memiliki trombositosis apabila jumlah keping darah lebih dari 450.000 per mikroliter darah.

Kadar trombosit tinggi bisa menyebabkan pembekuan darah spontan. Apabila tidak ditangani, kondisi ini dapat berujung pada serangan jantung atau stroke.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kenali penyebab trombosit tinggi dan gejalanya yang perlu diwaspadai berikut.

Baca juga: Berapa Nilai Trombosit Normal?

Penyebab trombosit tinggi

Melansir Cleveland Clinic, terdapat dua jenis trombositosis atau trombosit tinggi, yakni primer (esensial) dan sekunder (reaktif).

Trombosit tinggi primer adalah penyakit yang membuat sel abnormal di sumsum tulang menyebabkan peningkatan trombosit.

Para ahli hingga kini belum mengetahui dengan pasti penyebab trombosit tinggi primer.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X