Kompas.com - 15/06/2021, 07:31 WIB
Ilustrasi sarapan Ilustrasi sarapan

KOMPAS.com - Sarapan adalah kebiasaan yang sehat.

Bahkan, beberapa pedoman nutrisi resmi menganjurkan seseorang untuk selalu sarapan karena dapat menurunkan berat badan.

Selain itu, melewatkan sarapan dikatakan dapat meningkatkan risiko terkena obesitas.

Namun, beberapa penelitian terbaru mempertanyakan klaim tersebut.

Baca juga: Benarkah Makan Larut Malam Bisa Bikin Gemuk?

Oleh karena itu, perlu penjelasan lebih detail mengenai hubungan antara sarapan dan kesehatan tubuh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apakah melewatkan sarapan benar-benar tidak baik untuk kesehatan?

Kaitan antara sarapan dengan obesitas

Melansir dari Healthline, sarapan memang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Dalam studi berjudul “Breakfast skipping is associated with differences in meal patterns, macronutrient intakes and overweight among pre-school children” menemukan bahwa orang yang tidak melewatkan sarapan cenderung tidak memiliki kelebihan berat badan dan memiliki risiko obesitas yang rendah.

Namun, studi ini disebut studi observasional, yang tidak dapat menunjukkan sebab-akibat.

Studi-studi ini menunjukkan bahwa orang yang sarapan cenderung lebih sehat, tetapi mereka tidak dapat membuktikan bahwa sarapan merupakan penyebabnya.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X