Kompas.com - 24/05/2021, 08:00 WIB

KOMPAS.com - Banyak orang mengalami masalah dengan berat badan mereka.

Di satu sisi, ada yang memiliki kelebihan berat badan dan berjuang keras untuk menurunkannya.

Di sisi lain, tidak sedikit pula yang mengalami kekurangan berat badan. Sama dengan obesitas, kekurangan berat badan juga dapat berdampak buruk terhadap kesehatan.

Baca juga: Mengapa Asam Lambung Bisa Menyebabkan Berat Badan Turun?

Sebuah studi berjudul “Underweight, overweight and obesity as risk factors for mortality and hospitalization” mengungkapkan bahwa orang yang mengalami kekurangan berat badan dapat berisiko kematian dini sampai 140 persen pada pria dan 100 persen pada wanita.

Melansir dari Healthline, beberapa penelitian lain menjelaskan bahwa kekurangan berat badan juga dapat merusak fungsi kekebalan tubuh, meningkatkan risiko infeksi, menyebabkan osteoporosis dan patah tulang, serta menyebabkan masalah kesuburan.

Ada banyak metode yang ditawarkan untuk menambah berat badan.

Setiap metode tersebut masing-masing memiliki efek jangka pendek dan juga jangka panjang.

Menambah berat badan dalam waktu seminggu memang bisa dilakukan, tetapi kenaikan yang dilakukan harus bertahap.

Merangkum dari Live Strong, para ahli menyarankan untuk menambah berat badan maksimal 2 pon atau sekitar hampir 1 kg dalam waktu seminggu.

Hasil yang didapat tergantung kondisi tubuh masing-masing.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.