Kompas.com - 23/06/2021, 15:04 WIB
Ilustrasi anosmia, salah satu gejala Covid-19 SHUTTERSTOCK/NENAD CAVOSKIIlustrasi anosmia, salah satu gejala Covid-19

KOMPAS.com – Ada beragam kondisi yang bisa menjadi penyebab hidung tidak bisa mencium bau.

Apakah hidung Anda tidak memperhatikan parfum favorit Anda? Apakah Anda tidak mencium aroma makanan enak seperti dulu? Apakah aroma kopi yang baru diseduh tidak lagi membangunkan Anda di pagi hari?

Jika Anda mengalami kondisi ini, Anda mungkin mengalami anosmia.

Baca juga: Tips Terhindar dari Penularan Virus Corona Varian Baru

Anosmia adalah istilah medis untuk hidung tak bisa mencium bau atau hilangnya indera penciuman.

Melansir WebMD, anosmia dapat berlangsung sementara atau permanen. Perkembangan kondisinya juga dapat berlangsung cepat atau lambat.

Kehilangan indera penciuman ini bisa menyelinap pada kita lebih lambat daripada kehilangan indera pendengaran atau penglihatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kondisi hidung tidak bisa mencium bau sebaiknya tidak dibiarkan begitu saja.

Bukan hanya mengingatkan kita akan bau enak, indera penciuman juga diperlukan untuk menandakan bahaya seperti kebocoran gas, makanan busuk, atau kebakaran.

Karena indra penciuman kita dikendalikan oleh sensor di hidung yang terhubung ke otak, hilangnya penciuman dapat dipicu oleh berbagai kondisi mulai dari sementara hingga permanen.

Berikut ini adalah beberapa penyebab hidung tidak bisa mencium bau yang bisa terjadi:

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X