Kompas.com - 29/06/2021, 10:31 WIB
Ilustrasi makanan cepat saji yang tidak baik untuk kesehatan. PEXELS/ENGIN AKYURTIlustrasi makanan cepat saji yang tidak baik untuk kesehatan.

KOMPAS.com - Kebiasaan mengonsumsi makanan tidak sehat ternyata bisa menurunkan daya tahan tubuh.

Melansir BBC, sistem daya tahan tubuh membutuhkan dukungan asupan sehat dan seimbang agar kinerjanya bisa optimal.

Selain mencukupi kebutuhan protein minim lemak jahat dan karbohidrat, setiap orang juga disarankan makan lima porsi buah dan sayur setiap hari.

Baca juga: Manfaat Puasa Bisa Meningkatkan Daya Tahan Tubuh, Kok Bisa?

Berbicara soal buah dan sayur, asupan ini dikemas dengan vitamin, mineral, dan senyawa fitokimia.

Oleh bakteri baik yang ada di usus, senyawa tersebut akan diubah menjadi zat yang bermanfaat untuk melawan peradangan di dalam tubuh.

Semakin banyak jenis dan warna sayur serta buah yang dimakan setiap hari, jenis fitokimia yang masuk ke tubuh semakin beragam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tak hanya itu; sayur dan buah berwarna merah, oranye, kuning, dan hijau mengandung senyawa karotenoid yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh.

Ahli gizi komunitas Dr. dr. Tan Shot Yen, M.Hum, kepada Kompas.com, Senin (28/6/2020) membagikan sejumlah makanan yang bisa menyabotase kekebalan tubuh di masa pandemi Covid-19.

Baca juga: 5 Makanan yang Dapat Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak

Berikut deretan makanan penyebab daya tahan tubuh menurun yang sebaiknya dihindari:

1. Gula tambahan

Gula alami dapat ditemukan dalam buah dan susu. Sedangkan gula tambahan bisa berupa gula, sirup, maltosa, sukrosa, fruktosa, sirup jagung, sampai pemanis buatan.

Gula tambahan banyak ditemukan dalam minuman dalam kemasan seperti jus dan teh, soda, kopi susu, es krim, yogurt manis, permen, kue, kue kering, dll.

Terlalu banyak gula tak baik untuk kesehatan. Kementerian Kesehatan membatasi konsumsi gula orang sehat maksimal sebanyak empat sendok makan atau 50 gram per hari.

Sayangnya, gula tambahan yang kerap dicampurkan ke dalam minuman atau makanan sulit ditakar atau tidak dicantumkan komposisinya, sehingga rentan berlebihan.

Menurut Dr. Tan, kelindan antara gula dan daya tahan tubuh cukup erat. Konsumsi gula berlebihan meningkatkan protein peradangan TNF alfa, C-reaktive protein, dan IL 6. Ketiganya bisa menurunkan imunitas.

Gula darah tinggi juga bisa menghambat respons sel darah putih saat ada serangan penyakit.

Tak hanya itu, gula darah tinggi juga bisa merusak keseimbangan bakteri usus yang mengubah respons imun, sehingga badan lebih mudah terinfeksi.

Baca juga: 5 Rekomendasi Makanan untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

2. Makanan tinggi garam

Seperti makanan yang banyak mengandung gula, kelebihan konsumsi garam juga bisa menurunkan daya tahan tubuh.

Menurut Kementerian Kesehatan, batas aman konsumsi garam orang dewasa sehat adalah 2.000 miligram natrium, atau setara dengan lima gram garam, atau satu sendok teh garam per hari.

Selain menakar garam yang ada dalam masakan, cermati juga komposisi natrium, sodium, atau penyedap dalam asupan yang dikonsumsi sehari-hari. Jangan sampai melebihi batas aman.

3. Makanan tinggi omega 6

Asam lemak omega 6 adalah salah satu jenis asam lemak tak jenuh ganda. Kadar omega 6 dalam tubuh bisa melonjak apabila seseorang terlalu banyak mengonsumsi produk nabati dan minyak goreng.

Kadar omega 6 yang meningkat bisa membuat tubuh gampang mengalami peradangan dan rentan terkena penyakit inflamasi.

4. Gorengan

Saat karbohidrat digoreng, terjadi reaksi kimia antara senyawa gula, protein, dan minyak.

Reaksi kimia tersebut menghasilkan senyawa yang bisa memperburuk sindrom metabolik dan menyebabkan peradangan.

Baca juga: 4 Vitamin untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

5. Sosis, burger, kornet, salami, dll.

Daging prosesan yang diawetkan seperti sosis, burger, kornet, salami, pepperoni, dll. mengandung banyak lemak jenuh dan rendah lemak tak jenuh.

Tingginya asupan lemak jenuh dan rendahnya lemak tak jenuh bisa mengacaukan sistem daya tahan tubuh.

6. Makanan cepat saji

Tak hanya makanan berpengawet, makanan cepat saji juga termasuk makanan penyebab daya tahan tubuh menurun.

Makanan cepat saji acapkali terkontaminasi phthalates dari kemasan plastik yang merembes ke makanan.

Jenis makanan seperti ini bisa mengganggu keseimbangan bakteri di usus dan mengganggu sistem daya tahan tubuh.

Baca juga: 4 Tips Tidur Siang yang Baik untuk Jaga Daya Tahan Tubuh

7. Makanan ultra proses

Makanan ultra proses adalah makanan yang proses pembuatannya diberikan tambahan food addivities; seperti gula, garam, lemak, perisa, penguat rasa, dan lain sebagainya.

Contoh makanan ultra proses di antaranya keju, margarin, mentega, aneka saus, sereal dalam kemasan, pasta, dan sebagainya.

Dokter Tan menyebutkan, penelitian pada hewan menunjukkan sejumlah zat penstabil nabati yang ditambahkan ke dalam makanan seperti biskuit bisa memicu gangguan kekebalan tubuh.

Selain itu, tambahan sirup jagung dan pemanis buatan ke dalam makanan atau minuman juga disebut bisa mengganggu sistem daya tahan tubuh.

8. Karbohidrat rafinasi

Karbohidrat rafinasi atau karbohidrat sederhana adalah produk tepung dan gula yang telah melalui proses industri.

Contoh karbohidrat rafinasi antara lain nasi, roti, pasta, kue, minuman manis, sampai soda.

Karbohidrat rafinasi memiliki indeks glikemik tinggi. Imbasnya, setelah makan makanan seperti ini gula darah, insulin, radikal bebas, dan protein peradangan bisa melonjak,

Selain itu, karbohidrat rafinasi juga bisa memengaruhi keseimbangan bakteri di usus. Imbasnya, daya tahan tubuh bisa menurun.

Demi menjaga imunitas, pastikan untuk mengonsumsi makanan sehat yang sudah dijabarkan di atas serta menghindari sederet makanan penyebab daya tahan tubuh menurun di atas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Midriasis

Midriasis

Penyakit
13 Penyebab Kelemahan Otot yang Perlu Diwaspadai

13 Penyebab Kelemahan Otot yang Perlu Diwaspadai

Health
Fibromyalgia

Fibromyalgia

Health
3 Jenis Anemia yang Umum Terjadi pada Ibu Hamil

3 Jenis Anemia yang Umum Terjadi pada Ibu Hamil

Health
Hepatitis B

Hepatitis B

Penyakit
4 Penyebab Eksim yang Perlu Diwaspadai

4 Penyebab Eksim yang Perlu Diwaspadai

Health
Perikarditis

Perikarditis

Penyakit
3 Jenis Makanan Tinggi Kolesterol yang Tetap Baik Dikonsumsi

3 Jenis Makanan Tinggi Kolesterol yang Tetap Baik Dikonsumsi

Health
Kusta

Kusta

Penyakit
11 Penyebab Pendarahan saat Melahirkan

11 Penyebab Pendarahan saat Melahirkan

Health
Osteoporosis

Osteoporosis

Penyakit
10 Penyebab Darah dalam Urine yang Perlu Diwaspadai

10 Penyebab Darah dalam Urine yang Perlu Diwaspadai

Health
Ulkus Kornea

Ulkus Kornea

Penyakit
7 Cara Memutihkan Gigi Kuning secara Alami

7 Cara Memutihkan Gigi Kuning secara Alami

Health
Arti Kesehatan Menurut Aroma Urin

Arti Kesehatan Menurut Aroma Urin

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.