Kompas.com - 27/07/2021, 21:01 WIB

KOMPAS.com - Salah satu momok kesehatan reproduksi para pria yakni ketika sperma yang keluar saat ejakulasi sedikit.

Penyebab sperma sedikit bisa berasal dari masalah kesehatan, faktor lingkungan, dan gaya hidup.

Melansir NHS, sperma termasuk sedikit ketika jumlahnya kurang dari 15 juta per mililiter air mani. Jumlah sperma sedikit dapat menurunkan peluang kehamilan secara alami.

Berikut penjelasan lebih lanjut penyebab sperma sedikit, cara mengecek, sampai mengatasinya.

Baca juga: 3 Perbedaan Air Mani dan Sperma, Jangan Keliru Membedakannya

Penyebab sperma sedikit

Melansir Mayo Clinic, proses pembentukan sperma sehat membutuhkan kolaborasi antara testis, hipotalamus, dan kelenjar pituitari di otak.

Setelah sperma diproduksi di testis, saluran akan mengangkut sperma sampai bercampur dengan air mani dan cairan tersebut keluar dari penis.

Apabila salah satu proses ini bermasalah, produksi sperma bisa bermasalah atau sperma yang keluar jadi sedikit.

Seperti disinggung di atas, penyebab sperma sedikit bisa berasal dari masalah kesehatan, faktor lingkungan, dan gaya hidup, antara lain:

  • Varikokel atau pembengkakan pembuluh darah yang mengarah ke testis
  • Infeksi seperti radang epididimis dan testis, penyakit gonore, sampai HIV
  • Gangguan ejakulasi karena penyakit diabetes, cedera tulang belakang, operasi kandung kemih, prostat, atau uretra
  • Efek samping obat tertentu seperti sejumlah obat hipertensi, steroid, antibiotik tertentu, sampai obat asam lambung
  • Gangguan kekebalan tubuh saat antibodi menyerang sperma
  • Tumor dan kanker yang menyerang organ reproduksi pria
  • Cacat bawaan lahir yang membuat testis tidak turun
  • Gangguan hormon di kelenjar tiroid sampai adrenal
  • Kelainan saluran pengangkut sperma, bisa karena infeksi sampai bawaan lahir
  • Penyumbatan di dalam atau saluran testis
  • Kelainan bawaan seperti sindrom Klinefelter
  • Penyakit celiac
  • Efek samping operasi seperti vasektomi, hernia, sampai prostat
  • Paparan bahan kimia seperti benzena, toluena, xilena, herbisida, pestisida, pelarut organik, bahan pengecatan, dan timbal
  • Paparan logam berat seperti timbal
  • Radiasi sinar-X.
  • Testis terlalu panas karena sauna atau kebiasaan berendam di bak air panas, duduk terlalu lama, atau mengenakan celana ketat
  • Efek samping terlalu banyak minum alkohol
  • Merokok
  • Stres
  • Depresi
  • Berat badan berlebihan

Baca juga: Apakah Sperma Bagus untuk Masker Muka?

Cara mengetahui jumlah sperma sedikit

Jumlah sperma sedikit bisa diketahui lewat tes analisis air mani di laboratorium.

Pria biasanya diminta memberikan sampel air manis untuk diperiksa kualitas dan kuantitas spermanya.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.