Kompas.com - 11/08/2021, 09:00 WIB

KOMPAS.com - Mungkin membingungkan untuk mengetahui apa yang harus Anda makan sebelum melakukan olahraga pada pagi hari, termasuk kapan Anda harus memakannya.

Ketika Anda berbicara dengan teman Anda, masing-masing dari mereka mungkin memiliki pendapat yang berbeda.

Anda pun bisa kebali bertanya-tanya, apakah makan sebelum olahraga adalah masalah preferensi pribadi atau adakah pedoman yang harus diikuti?

Baca juga: Bagaimana Olahraga yang Tepat untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh?

Terkait hal ini, setiap orang pada dasarnya dapat merasa sedikit berbeda setelah makan.

Beberapa orang dapat makan makanan lengkap dan merasa baik-baik saja saat berolahraga, sementara yang lain mungkin merasa tidak enak jika makan terlalu banyak.

Sebagai solusi, coba tips berikut sebagai panduan dan bereksperimenlah dengan berbagai pilihan camilan sebelum Anda berolahraga:

1. Makan secukupnya

Tubuh Anda membutuhkan bahan bakar untuk memiliki stamina yang lebih baik dan mendapatkan hasil maksimal dari olahraga.

Tetapi, terlalu banyak makanan yang menunggu pencernaan dapat membuat Anda merasa tidak nyaman.

Setiap orang memiliki kebutuhan dan toleransi yang berbeda, dan itu juga tergantung pada seberapa jauh Anda akan berolahraga.

Anda mungkin tidak memerlukan bahan bakar apa pun untuk berjalan-jalan santai selama 15 menit dengan anjing Anda. Namun, Anda akan membutuhkannya untuk olahraga jalan cepat yang panjang.

Baca juga: 13 Makanan yang Mengandung Karbohidrat Tinggi tapi Menyehatkan

2. Hindari perut kosong

Anda harus mengonsumsi setidaknya makanan ringan sebelum olahraga pada pagi hari karena tubuh Anda telah berpuasa sepanjang malam.

Bahkan jika Anda adalah orang yang biasanya melewatkan sarapan, sejumlah kecil nutrisi dapat membantu Anda berolahraga dan memberi Anda energi.

Pertimbangkan 1/2 buah pisang, sepotong kecil buah utuh, segenggam kacang, atau satu cup susu atau alternatif non-susu.

Tanpa kalori yang tersedia, Anda cenderung tidak sanggup berolahraga seintens atau selama yang Anda bisa.

Jika tujuan Anda adalah berolahraga dengan jalan cepat, Anda harus mengonsumsi makanan ringan atau minuman sarapan.

Baca juga: 11 Makanan yang Mengandung Lemak Tinggi tapi Justru Menyehatkan

3. Cobalah makanan ringan

Para ahli menyarankan agar Anda mengonsumsi kombinasi protein dan karbohidrat sekitar satu hingga empat jam sebelum melakukan olahraga dan kemudian sekitar 60 menit setelah berolahraga.

Namun perlu diingat bahwa setiap orang mungkin membutuhkan asupan nutrisi yang berbeda-beda,

Cara tubuh Anda mengelola asupan makanan sebelum berolahraga dapat bervariasi berdasarkan intensitas aktivitas dan faktor lainnya.

Selain itu, pastikan untuk memiliki air putih dan cairan lain sehingga Anda tidak memulai hari dengan dehidrasi. Adalah ide yang baik untuk minum segelas besar air putuh 60 menit sebelum berolahraga.

Minum air putih ini bisa memastikan Anda terhidrasi.

4. Pilih camilan berbasis karbohidrat

Jika Anda ingin makan dekat dengan waktu olahraga Anda, fokuslah pada karbohidrat yang mudah dicerna untuk meningkatkan bahan bakar cepat sekitar 60-90 menit sebelum berolahraga.

Selain karbohidrat yang mudah dicerna, Anda juga membutuhkan sedikit protein untuk memperbaiki dan membangun otot.

Baca juga: 17 Makanan yang Mengandung Protein Tinggi

Butuh ide? Anda dapat mencoba 1/2 pisang dengan sedikit mentega kacang, seporsi kecil buah dengan segenggam kacang, sepotong roti dengan keju rendah lemak atau olesan mentega kacang, atau greek yogurt rendah lemak.

Pastikan untuk memasukkan air putih atau cairan lain sehingga Anda memiliki sedikit hidrasi di kapal.

Jika Anda menderita diabetes, gunakan panduan yang diberikan oleh tim perawatan kesehatan Anda saat memutuskan apa yang harus Anda makan.

Anda kemudian dapat menikmati sarapan seperti biasa setelah berolahraga, atau menikmati camilan pemulihan pasca-olahraga yang mencakup protein dan karbohidrat untuk mengisi kembali otot-otot Anda.

5. Hindari makan besar

Tunggu tiga hingga empat jam setelah makan besar sebelum berolahraga.

Jika Anda memiliki sarapan dengan porsi besar, tidak apa-apa untuk berjalan-jalan dengan santai. Jalan-jalan lebih baik untuk pencernaan daripada duduk.

Tetapi, tubuh Anda membutuhkan waktu untuk mencerna lemak dan protein, jadi sebaiknya tunggu beberapa saat sebelum melakukan sesi olahraga intensitas sedang hingga kuat.

Jika Anda meminta otot Anda untuk memulai olahraga yang baik, Anda mengalihkan darah dari perut dan pencernaan melambat. Itu dapat menyebabkan sensasi yang tidak menyenangkan seperti kram perut.

Baca juga: 14 Makanan yang Mengandung Vitamin C Tinggi

Anda mungkin juga memiliki kinerja yang lebih buruk pada perut yang kenyang karena tubuh Anda bekerja pada pencernaan daripada mengisi bahan bakar otot-otot Anda.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.