Kompas.com - 15/08/2021, 18:00 WIB

KOMPAS.com – Ada berbagai kondisi yang bisa menjadi penyebab mual berkepanjangan.

Mual adalah perasaan bahwa Anda hendak muntah.

Mual berkepanjangan, kronis, atau konstan di sini dapat dipahami sebagai mual yang berlangsung lebih dari sebulan.

Baca juga: 5 Penyebab Sakit Kepala Berkepanjangan yang Bisa Terjadi

Selama waktu ini, mual bisa datang dan pergi, dan mungkin hanya terjadi pada waktu-waktu tertentu dalam sehari.

Berikut adalah beberapa penyebab mual berkepanjangan yang bisa terjadi:

1. Kehamilan

Merangkum Health Line, mual dan muntah adalah gejala umum kehamilan. Kondisi ini sering disebut morning sickness, tetapi bisa terjadi kapan saja.

Mual selama kehamilan tidak berbahaya bagi bayi Anda. Mual sering mulai hilang pada minggu ke-16 kehamilan.

Mual saat hamil biasanya disebabkan oleh perubahan hormonal. Anda lebih mungkin mengalami morning sickness jika Anda:

  • Mengalami morning sickness pada kehamilan sebelumnya
  • Mengalami migrain
  • Terkena mabuk perjalanan
  • Mengalami obesitas
  • Sedang hamil pertama

Dalam kasus yang jarang terjadi, wanita dapat mengembangkan jenis morning sickness yang parah yang disebut hiperemesis gravidarum. Kondisi ini dapat menyebabkan dehidrasi parah dan penurunan berat badan.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.