Kompas.com - 16/09/2021, 22:00 WIB

“Tapi perlu diingat kalau ganjet tidak selalu equal  vaginismus,” kata Yassin.

Baca juga: Bagaimana Kanker Ovarium Dapat Memengaruhi Kehidupan Seks?

Perbedaan gancet dan vaginismus

Terdapat berbagai hal yang dapat melatarbelakangi vaginismus, seperti faktor psikologis, keterbatasan fisik, dan lain-lain. Hal inilah yang menyebabkan rasa sakit saat penderita ingin berhubungan seks.

Penderita vaginismus akan sulit menerima penetrasi sejak awal.

Sementara itu, penis captivus merupakan kondisi ketika penis bisa melakukan penetrasi, tapi vagina mengalami kaku kejang involunter yang menyerupai vaginismus.

Meskipun masih anekdot medis, Yassin mengatakan bahwapenis captivus memang ada kemungkinan untuk terjadi.

Ketika kondisi ini terjadi, relaksasi menjadi hal yang cukup penting. Oleh karena itu, pasangan yang mengalaminya tidak perlu khawatir.

“Kalaupun terjadi, tidak perlu panik, cemas, atau khawatir. Biarkan tubuh baik suami atau istri rileks bertahap. Nanti saat rileks akan lepas dengan mudah,” tuturnya.

Yassin menjelaskan bahwa vaginismus erat dengan faktor psikologis. Wanita mungkin mengalami kecemasan mendadak yang mengakibatkan otot vaginanya kaku.

Itulah sebabnya wanita disarankan untuk rileks jika kondisi itu terjadi.

Baca juga: Benarkah Seks Oral sebabkan Kanker Tenggorokan?

Segera konsultasi ke dokter

Jika kerap mengalami kesakitan atau kesulitan untuk melakukan penetrasi, Yassin menyarankan agar segera konsultasi ke dokter kandungan.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.