Kompas.com - 20/09/2021, 11:00 WIB

PCOS yang terjadi dalam jangka pendek dapat menyebabkan disfungsi reproduksi, sedangkan jika dibiarkan terjadi dalam jangka panjang akan menyebabkan gangguan metabolik.

Penyebab sindrom ovarium polikistik masih belum diketahui, tetapi diduga berkaitan dengan proses pengaturan ovulasi dan resistensi insulin.

Gejala-gejala PCOS mulai dirasakan saat menginjak usia pubertas (pertama kali haid) hingga masa menjelang menopause.

PCOS merupakan sindrom atau kumpulan gejala sehingga kondisi ini dapat diobati dengan penanganan yang tepat.

Tanda Wanita mengalami PCOS

Terdapat tiga kriteria yang digunakan untuk mendiagnosis apakah wanita mengalami PCOS, yaitu:

  • Siklus haid yang tidak teratur

Sekitar 60 persen penderita PCOS mengalami gejala haid tidak teratur. Haid yang terjadi satu bulan sekali atau dua bulan, bahkan tiga bulan sekali, menandakan adanya gangguan hormonal.

“Pasien PCOS mengalami keterlambatan haid, bisa 1,5 bulan sekali, bisa dua bulan sekali, bahkan bisa berbulan-bulan. Biasanya, penderita PCOS dapat menstruasi setelah diberikan obat pemancing haid,” ucap Keven.

Keven juga mengatakan bahwa haid yang berlangsung singkat, misalnya hanya satu hari, tetapi hanya mengeluarkan flek (bercak darah) dan terjadi pada bulan berikutnya, juga bukan menstruasi yang normal.

Normalnya, menstruasi berlangsung sekitar tiga sampai delapan hari, tidak boleh lebih dari delapan hari dan tidak boleh kurang dari dua hari.

Seseorang yang mengalami menstruasi setelah tiga bulan dengan darah menstruasi yang menggumpal atau berupa bekuan darah, seperti hati ayam, juga menjadi tanda dari menstruasi yang tidak normal.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.