Kompas.com - 18/09/2021, 18:04 WIB
Ilustrasi gula pasir dan gula bubuk. SHUTTERSTOCK/BEATS1Ilustrasi gula pasir dan gula bubuk.

KOMPAS.com – Gula sering dianggap sebagai musuh bagi diabetes.

Di mana, ketika Anda didiagnosis menderita penyakit diabetes, Anda mungkin akan langsung diminta untuk memperhatikan asupan gula Anda.

Ini karena konsumsi gula bisa secara signifikan memengaruhi kadar gula (glukosa) dalam darah Anda.

Baca juga: Berapa Kadar Gula Darah Normal dalam Tubuh?

Tapi apakah itu benar-benar berarti bahwa Anda tidak akan pernah lagi boleh makan gula? Atau, adakah cara bagi Anda untuk bisa tetap menikmati gula sesekali?

Sebenarnya berapa banyak gula yang boleh dikonsumsi oleh penderita diabetes?

Dilansir dari Very Well Health, jika Anda didiagnosis menderita diabetes, dokter Anda pada umumnya akan menyarankan agar Anda makan lebih sedikit gula dari jumlah yang direkomendasikan untuk kondisi normal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di Amerika, American Heart Association (AHA) mengungkapkan bahwa batas asupan gula harian pada kondisi normal yang direkomendasikan adalah 36 gram (9 sendok teh) untuk pria dewasa, 24 gram (6 sendok teh) untuk wanita dewasa, dan kurang dari 24 gram (6 sendok teh) untuk anak-anak usia 2 hingga 18 tahun.

Apabila didiagnoss menderita diabetes, seseorang maka akan disarankan untuk makan lebih sedikit gula daripada yang rekomendasikan AHA tersebut.

Sementara itu, di Indonesia, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI sendiri telah memberikan kisi-kisi bahwa batas asupan gula harian pada kondisi normal adalah 50 gram atau setara 4 sendok makan.

Jadi secara umum batas konsumsi gula per hari untuk penderita diabetes di Indonesia adalah kurang dari 50 gram.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Beda LPR dan GERD yang Penting Diketahui

5 Beda LPR dan GERD yang Penting Diketahui

Health
Gairah Seks Menurun Setelah Menopause, Begini Cara Mengatasinya

Gairah Seks Menurun Setelah Menopause, Begini Cara Mengatasinya

Health
7 Penyebab Ambeien Berdarah yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Ambeien Berdarah yang Perlu Diwaspadai

Health
Parafimosis

Parafimosis

Penyakit
11 Penyebab Tenggorokan Terasa Panas yang Bisa Terjadi

11 Penyebab Tenggorokan Terasa Panas yang Bisa Terjadi

Health
Asam Urat

Asam Urat

Penyakit
Mengenal Indeks Glikemik pada Makanan dan Efeknya Pada Tubuh

Mengenal Indeks Glikemik pada Makanan dan Efeknya Pada Tubuh

Health
Nyeri Mata

Nyeri Mata

Penyakit
Tanda-Tanda Si Kecil Siap Memulai MPASI

Tanda-Tanda Si Kecil Siap Memulai MPASI

Health
Kutil

Kutil

Penyakit
7 Penyebab Faringitis yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Faringitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Amnesia

Amnesia

Penyakit
9 Penyebab Sering Berdeham, Termasuk Bisa Jadi Gejala Penyakit

9 Penyebab Sering Berdeham, Termasuk Bisa Jadi Gejala Penyakit

Health
Mitos atau Fakta, Sering Marah Bikin Darah Tinggi?

Mitos atau Fakta, Sering Marah Bikin Darah Tinggi?

Health
Hepatitis D

Hepatitis D

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.