Kompas.com - 03/11/2021, 15:00 WIB

Namun, American Institute for Cancer Research memperingatkan bahwa penelitian yang menghubungkan tomat dengan pencegahan kanker prostat masih terbatas dan sedang berlangsung.

Sebuah studi tahun 2018 dari Spanyol menunjukkan bahwa memasak tomat membuat tubuh Anda lebih mudah menyerap likopen.

Semakin merah tomat, semakin baik karena likopen terakumulasi selama pematangan.

Itu berarti bahwa tomat pucat yang dibeli di toko yang dipetik terlalu dini memiliki lebih sedikit likopen daripada tomat matang.

2. Mengonsumsi buah dan sayur

Nutrisi dan vitamin yang terkandung dalam buah-buahan dan Sayuran dapat menurunkan risiko terkena kanker prostat.

Sayuran hijau mengandung senyawa yang membantu tubuh Anda memecah zat penyebab kanker yang disebut karsinogen.

Diet kaya nutrisi juga dapat membantu memperlambat penyebaran kanker.

3. Pertimbangkan kedelai dan teh

Nutrisi yang disebut isoflavon telah dikaitkan dengan penurunan risiko kanker prostat, setidaknya satu tinjauan studi terkontrol tahun 2014 membuktikan hal tersebut.

Isoflavon ditemukan di:

  • tahu (terbuat dari kedelai)
  • buncis
  • kacang-kacangan
  • kecambah alfalfa

Para peneliti telah lama mempelajari hubungan antara teh hijau dan risiko kanker prostat, dengan hasil yang beragam.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.