Kompas.com - 10/12/2021, 21:00 WIB

KOMPAS.com - Beberapa waktu lalu media sosial dihebohkan oleh beredarnya video seorang wanita memamerkan organ vitalnya di Bandara Yogyakarta.

Setelah proses pemeriksaan, psikolog yang didatangkan oleh pihak kepolisian pun menyatakan bahwa sang pelaku menderita kelainan psikologis yang bernama eksibisionisme.

Eksibisionisme adalag gangguan mental yang membuat penderitanya sennang mengekspos alat kelamin agar bisa bersemangat secara seksual atau memiliki keinginan yang kuat mendapat perhatian orang lain selama aktivitas seksual.

Baca juga: Mastoiditis

Mengenal apa itu Eksibisionis

Dokter biasanya mendiagnosis gangguan eksibisionis ketika penderitanya merasa sangat tertekan atau menjadi kurang mampu berfungsi dengan baik karena perilaku mereka, atau mereka telah bertindak atas desakan diri sendiri dan membuat orang lain tak nyaman.

Eksibisionisme adalah salah satu bentuk parafilia. Parafilia adalah gangguan emosional yang ditandai dengan adanya fantasi atau dorongan tertentu gar bisa bergairah secara seksual.

Penderita eksibisionisme kerap mengekspos alat kelamin mereke ke orang lain dan merasa sangat bersemangat saat melakukannya.

Bagi sebagian orang, eksibisionisme muncul dalam bentuk keinginan yang kuat untuk membuat orang lain menonton tindakan seksual mereka.

Selain mempertontonkan organ vital di tempat umum, penderita eksibisionisme juga sering membuat film porno.

Diagnosis eksibisionisme

Untuk mendiagnosis eksibisinisme, dokter biasanya memastikn penderita telah berulang kali dan merasa bergairaah saat memperlihatkan alat kelamin atau merasa senang saat ada orang lain melihat aktivitas seksual mereka.

Hal tersebut membuat penderita merasa sangat tertekan dan tidak bisa berfungsi dengan baik di lingkungan.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber msdmanuals
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.