Kompas.com - 10/12/2021, 22:00 WIB

Hernia hiatus tidak selalu menimbulkan gejala yang nyata, tetapi dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit refluks gastroesofagus (GERD). Beberapa contoh gejala:

  • nyeri dada
  • maag
  • masalah menelan
  • sesak napas
  • mual dan muntah

Sindrom iritasi usus

Irritable bowel syndrome (IBS) menyebabkan gejala gastrointestinal, seperti sakit perut dan perubahan buang air besar seseorang.

Gejala-gejala ini cenderung bervariasi dalam jenis dan tingkat keparahan dari orang ke orang.

Beberapa gejala IBS:

  • kembung dan gas
  • sembelit atau diare
  • perasaan evakuasi yang tidak lengkap setelah buang air besar
  • feses yang mengandung lendir berwarna keputihan

IBS terkadang juga dapat menyebabkan nyeri alih, termasuk nyeri dada sisi kanan.

Baca juga: 2 Cara Mengatasi Dada Terasa Berat Sesuai Penyebabnya

Gangguan pleura

Pleura membentuk membran besar dan tipis yang terlipat membentuk dua lapisan.

Satu lapisan membungkus paru-paru dan lapisan lainnya melapisi bagian dalam rongga dada.

Ruang antara dua lapisan ini disebut ruang pleura.

Peradangan pada pleura disebut pleuritis dan dapat menyebabkan kedua lapisan tersebut saling bergesekan.

Gesekan ini dapat menyebabkan nyeri dada yang tajam saat batuk atau bernapas dalam-dalam.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.