Kompas.com - 03/01/2022, 13:00 WIB

Gagal jantung lebih sering memengaruhi sisi kiri dan

Selain itu, gagal jantung juga memengaruhi fungsi jantung dalam memompa darah ke tubuh.

Ada dua jenis gagal jantung, yakni gagal jantung sistolik dan gagal jantung diastolik.

Gagal jantung sistolik terjadi ketika jantung tidak dapat berkontraksi secara efektif. Ini mungkin karena:

  • penyakit arteri koroner
  • kardiomiopati genetik
  • katup jantung rusak
  • detak jantung tak teratur
  • penyakit jantung didapat
  • alkohol
  • kokain, metamfetamin, atau racun lainnya

Sementara itu, gagal jantung diastolik terjadi ketika jantung terlalu kaku untuk berkontraksi sepenuhnya.

Ini berarti tidak dapat mengisi dengan cukup darah sehingga memompa lebih sedikit ke tubuh. Ini mungkin karena:

  • tekanan darah tinggi
  • kegemukan
  • diabetes

Dengan gagal jantung sisi kanan, jantung tidak dapat memompa cukup darah ke paru-paru untuk mengambil oksigen yang cukup.

Biasanya kondisi ini terjadi karena gagal jantung sisi kiri.

Hal ini disebabkan penumpukan darah sehingga meningkatkan tekanan pada pembuluh darah yang membawa darah dari jantung ke paru-paru.

Baca juga: 3 Gejala Serangan jantung Atipikal yang Harus Diwaspadai

Gejala serangan jantung

Serangan jantung tidak selalu datang dengan gejala yang nyata.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.