Kompas.com - 07/01/2022, 12:01 WIB
  • Psoriasis kulit kepala

Psoriasis tak hanya muncul di kulit tubuh, tapi juga bisa menyerang kulit kepala dan menyebabkan rambut rontok.

Selain itu, gejala psoriasis lainnya yakni kulit mudah berjerawat dan siklus haid tidak normal.

Baca juga: 10 Cara Mengatasi Rambut Rontok secara Alami, Obat, dan Perawatan

  • Jaringan parut alopecia

Jaringan parut alopecia dapat terbentuk ketika peradangan merusak folikel rambut. Setelah folikel rambut rusak, rambut rontok biasanya susah tumbuh lagi.

Untuk mencegah kebotakan terkait jaringan parut alopecia, sebaiknya segera konsultasika ke dokter jika ada peradangan di kulit kepala.

  • Infeksi menular seksual

Terkadang, rambut rontok juga bisa jadi gejala penyakit infeksi menular seksual yang tidak diobati.

Namun, umumnya rambut rontok terkait infeksi menular seksual bisa kembali tumbuh setelah penyakit diobati sampai tuntas.

  • Penyakit tiroid

Gangguan pada kelenjar tiroid juga bisa menyebabkan rambut rontok berlebihan.

Beberapa penderita bahkan mendapati rambut rontoknya sampai memenuhi sisir setelah rambut disisir.

Baca juga: 6 Tips Mengatasi Rambut Rontok, Tak Cukup Pakai Sampo

Penyebab rambut rontok berlebihan

Di luar masalah kesehatan atau penyakit, rambut rontok juga bisa dipengaruhi kondisi tertentu, seperti:

  • Faktor keturunan
  • Stres
  • Demam tinggi
  • Perubahan hormon setelah melahirkan atau menopause
  • Diet ketat sampai kekurangan protein
  • Efek samping obat tertentu, seperti retinoid, pil KB, beta blocker, calcium channel blocker, antidepresan tertentu, atau NSAID
  • Tatanan rambut yang bikin folikel rambut stres, seperti mengikat atau mengepang rambut terlalu ketat
  • Efek samping kemoterapi atau radiasi

Baca juga: Masturbasi Penyebab Rambut Rontok, Mitos atau Fakta?

Kapan perlu waspada dengan rambut rontok?

Penyebab rambut rontok umumnya tidak berbahaya. Tapi, Anda perlu waspada apabila rambut rontok:

  • Cukup banyak
  • Terjadi di usia remaja atau dua puluhan
  • Disertai rasa gatal atau sakit di kulit kepala
  • Ada peradangan, muncul kulit bersisik, atau ruam kemerahan di kulit kepala
  • Siklus haid kerap tidak normal
  • Ada infeksi di kulit kepala

Jika muncul beberapa tanda di atas, segera konsultasikan ke dokter. Bisa jadi penyebab rambut rontok gejala suatu penyakit yang sudah dijabarkan di atas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.