Kompas.com - 08/01/2022, 14:00 WIB

Menggunakan otot untuk waktu yang lama dapat memicu kram kaki selama atau setelah aktivitas.

Kondisi ini sering dialami oleh para atlet, terutama ketika tubuh mereka sedang tidak baik.

Di samping itu, kerusakan saraf mungkin berperan.

Baca juga: Sindrom Kaki Gelisah

Beberapa ahli percaya bahwa dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit dapat berkontribusi.

Atlet yang berolahraga berat di cuaca panas sering mengalami kram.

Namun, bukti ilmiah belum mengonfirmasi hubungan ini.

Atlet yang bermain di iklim dingin juga mengalami kram.

Terkadang kram kaki disebabkan oleh kondisi mendasar yang berkaitan dengan sistem saraf, sirkulasi, metabolisme, atau hormon.

Beberapa obat juga dapat meningkatkan risiko kram kaki.

Kondisi yang dapat menyebabkan kram meliputi:

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.