Kompas.com - 17/06/2022, 11:14 WIB


KOMPAS.com – Bagi seorang ibu baru, minum berbagai jenis air susu ibu (ASI) booster atau pelancar ASI memang sudah menjadi hal biasa agar produksi ASI-nya meningkat. Sayangnya ada beberapa ibu yang produksi ASI-nya tetap sedikit meski telah meminum ASI booster.

Pada sejumlah kasus, justru ada ibu yang jarang minum pelancar ASI, tetapi bisa menghasilkan ratusan kantong ASI untuk bayinya. Namun, hal ini janganlah membuat seorang ibu berkecil hati dan menyerah untuk memproduksi ASI.

Nah, bagi para ibu yang ingin memiliki ASI lancar tanpa perlu bantuan booster, berikut adalah lima cara untuk memperbanyak ASI dikutip dari situs Mayo Clinic.

1. Menyusui sesegera mungkin

Inisiasi menyusui dini (IMD) tidak hanya menurunkan risiko bayi meninggal setelah melahirkan, tetapi juga berkontribusi untuk melancarkan ASI.

Untuk itu, para ibu disarankan langsung menyusui satu jam pertama setelah bayi dilahirkan. Hal ini penting untuk membangun kenyamanan dan ikatan emosional antara ibu dan bayi.

Dengan kondisi emosional yang senang atau bahagia, ibu dijamin bisa memproduksi ASI yang cukup untuk menyusui bayinya.

Oleh karena itu, sebelum melahirkan, ada baiknya seorang ibu mengutarakan keinginan untuk IMD kepada dokter dan petugas medis yang akan menangani persalinan ibu nanti.

2. Perhatikan posisi menyusui yang tepat

Proses menyusui tidak hanya soal menempelkan mulut bayi ke payudara ibu. Untuk itu, sebelum menyusui, ada baiknya memperhatikan posisi bayi yang digendong dan mulut bayi yang menempel pada payudara.

Pasalnya, kedua posisi tersebut dapat menentukan bayi bisa menyusui secara maksimal atau malah terlalu banyak menelan udara karena posisi yang tidak tepat.

Apabila bayi terlalu banyak menelan udara, ASI yang diproduksi pun tidak akan maksimal, sehingga bayi tidak bisa minum ASI dengan cukup.

Halaman:
Baca tentang

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.