Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 22/04/2023, 01:00 WIB
Ariska Puspita Anggraini

Penulis

Worthington juga menambahkan bahwa stres bisa mempengaruhi sistem kekebalan pada tingkat sel, yang dapat menyebabkan kerusakan luas pada semua bagian tubuh.

“Itu dapat mengganggu segalanya mulai dari sistem seksual dan reproduksi hingga sistem pencernaan hingga kemampuan Anda melawan penyakit dan kelelahan,” kata Worthington.

  • Meningkatkan kesehatan jantung

Dalam studi yang diterbitkan dalam Journal of American College of Cardiology, para peneliti menemukan bahwa kemarahan dan permusuhan terkait dengan peningkatan risiko penyakit jantung, serta hasil yang lebih buruk bagi orang yang sudah memilikinya.

Sebaliknya, memaafkan dapat menurunkan semua risiko penyebab kematian.

Menurut Worthington, memaafkan juga memengaruhi sistem saraf parasimpatis, yang memperlambat pernapasan dan detak jantung serta meningkatkan pencernaan.

Sistem saraf simpatik dan parasimpatis bekerja sama, sehingga tubuh Anda dapat mengatur hal-hal seperti tekanan darah dan detak jantung, dan berfungsi sebagaimana mestinya baik dalam situasi stres maupun saat-saat tidak stres.

Baca juga: Pertanyaan Meresahkan Saat Lebaran Bikin Marah, Begini Mengatasinya…

Efek ini bisa membawa hal positif untuk kesehatan, termasuk fungsi kardiovaskular.

Selain dua manfaat yang telah disebutkan, Mayo Clinic juga memaparkan bahwa memaafkan membantu meringankan gejala depresi, mengurangi kecemasan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan menurunkan tekanan darah.

Memaafkan memang bukan sekadar tradisi saat lebaran. Ada banyak manfaat yang bisa kita dapatkan.

Terkadang, tidak mudah memaafkan orang yang pernah melukai hati kita. Namun melihat manfaatnya yang besar, bisa dibilang memaafkan adalah salah satu cara untuk menyelamatkan diri kita dari emosi negatif yang bisa berdampak buruk pada kesehatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com