Beberapa jenis gangguan kesehatan mental, seperti kecemasan dan depresi, dapat membuat Anda merasa ragu dengan diri sendiri, tidak percaya diri, dan merasa cemas dengan anggapan orang lain.
Ketika seseorang mengalami gangguan kesehatan mental tersebut, mengalami impostor syndrome dapat membuat gejala yang dialami semakin serius.
Lingkungan dengan ketidaksetaraan gender dan ras dapat meningkatkan risiko impostor syndrome.
Pasalnya, kondisi ini dapat membuat Anda bekerja lebih keras untuk terhindar dari stereotipe yang ada sehingga usaha Anda dapat lebih dihargai.
Beberapa penyebab impostor syndrome di atas perlu diwaspadai karena dapat berdampak negatif pada performa serta kesehatan mental.
Anda yang terus-menerus merasa tidak mampu atau tidak percaya diri dan menganggap bahwa kesuksesan yang diraih adalah kebetulan semata, perlu mencari bantuan tenaga medis profesional, seperti psikolog.
Pasalnya, impostor syndrome dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan mental lainnya, seperti stres, kecemasan, dan depresi.
Baca juga: Kenali Apa Itu FOMO, Penyebab, dan Dampaknya pada Kesehatan Mental
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.