KOMPAS.com – Aktivitas mudik jadi salah satu agenda wajib yang kerap dilakukan umat Muslim Tanah Air jelang hari raya Lebaran.
Keinginan kuat untuk merayakan hari kemenangan bersama sanak saudara di kampung halaman jadi alasan utama bagi banyak orang untuk menjalankan tradisi tersebut
Namun, perjalanan panjang, terutama bagi pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi atau umum sering kali membawa tantangan tersendiri. Tak jarang, tubuh terasa kaku dan mengalami nyeri otot, nyeri sendi, dan pegal linu.
Hal itu memang lumrah terjadi lantaran para pemudik kerap duduk selama berjam-jam selama perjalanan. Belum lagi, jika pemudik membawa banyak barang dengan bobot cukup berat.
Alhasil, masalah tersebut jadi menyebabkan tubuh mengalami ketidaknyamanan.
Agar perjalanan tetap nyaman dan tubuh tidak terasa kaku setibanya di tujuan, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi dan mencegah nyeri otot selama mudik. Simak lima cara yang sudah dirangkum Kompas.com berikut.
Posisi duduk yang tepat jadi salah satu kunci utama mencegah nyeri otot dan pegal linu saat perjalanan jauh.
Baca juga: Cek Sekarang, Ini 5 Tanda Rematik yang Bisa Dilihat di Kuku
Menurut berbagai studi, duduk dalam posisi yang sama selama lebih dari 30 menit dapat meningkatkan tekanan pada diskus intervertebralis dan menyebabkan ketegangan otot.
Hal itu terjadi karena beban pada tulang belakang jadi meningkat sehingga menyebabkan otot-otot di punggung, bahu, dan leher menjadi tegang. Alhasil, tubuh jadi terasa nyeri dan kaku.
Selain itu, duduk lama juga memperlambat sirkulasi darah, terutama ke kaki. Ini bisa menyebabkan pembengkakan atau bahkan risiko trombosis vena dalam (DVT) pada kasus ekstrem.
Untuk meminimalisasi dampak tersebut, Anda perlu mendapatkan posisi duduk ideal dengan punggung tegak bersandar pada kursi, bahu rileks, dan lutut sejajar dengan pinggul.
Penggunaan bantalan lumbar juga direkomendasikan untuk mengurangi tekanan pada tulang belakang bagian bawah selama perjalanan panjang.
Mengemudi atau duduk dalam waktu lama, khususnya saat melakukan perjalanan mudik dapat menyebabkan tubuh kelelahan dan menurunkan konsentrasi.
Agar terhindar dari hal tak diinginkan, pemudik disarankan untuk beristirahat sejenak dan tak memaksakan kondisi badan saat mulai terasa lelah.
Untuk pengendara roda empat, Anda disarankan untuk beristirahat setiap empat jam sekali agar tak cepat lelah. Sementara, pengendara roda dua sebaiknya istirahat setiap dua jam sekali.
Saat beristirahat di rest area ataupun tempat lain, cobalah untuk melakukan sedikit peregangan demi melancarkan peredaran darah.
Dilansir dari laman Kompas.com, Sabtu (15/3/2025), duduk dalam waktu lama, termasuk saat berkendara, dapat menyebabkan otot kaku dan peredaran darah tidak lancar.
Akibatnya, tubuh menjadi cepat lelah, muncul rasa pegal, hingga meningkatkan risiko pembekuan darah di pembuluh darah kaki (trombosis vena dalam).
Dengan melakukan peregangan, sirkulasi darah akan kembali lancar sehingga dapat mencegah otot menjadi kaku.
Gerakan sederhana, seperti merentangkan tangan, memutar leher, serta berjalan di sekitar area istirahat dapat membantu menjaga kebugaran selama perjalanan.
Baca juga: 5 Cara Sederhana yang Bisa Bantu Redakan Keseleo
Konsumsi makananan bergizi juga jadi cara penting untuk menjaga kesehatan tubuh selama perjalanan mudik.
Pasalnya, mengonsumsi makanan sehat dan bergizi dapat meningkatkan sistem imun dan daya tahan tubuh sehingga dapat melindungi tubuh dari infeksi.
Selain itu, asupan nutrisi yang tepat juga membantu mengurangi peradangan serta memperbaiki fungsi otot dan sendi. Ini berperan penting dalam meminimalisasi risiko pegal linu, terutama saat melakukan perjalanan jauh.
Untuk memenuhi hal tersebut, Anda dapat mengonsumsi makanan sehat dan seimbang yang terdiri dari karbohidrat, protein, lemak, dan vitamin.
Selain makan makanan bergizi, Anda juga perlu minum cukup air agar tubuh tetap terhidrasi selama perjalanan.
Penelitian dalam Journal of Nutrition and Metabolism pada 2022 menyebutkan bahwa meskipun ringan, dehidrasi dapat meningkatkan risiko nyeri pada tubuh.
Untuk meminimalisasi itu, Anda dianjurkan untuk mengonsumsi air minimal 250 ml setiap 1-2 jam selama perjalanan panjang.
Bagi yang berpuasa, pola 2-4-2 dapat diterapkan dengan rincian dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur.
Jika empat hal di atas sudah dilakukan, tetapi nyeri otot atau pegal linu masih mengganggu, Anda bisa mengonsumsi pereda nyeri atau obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) yang mengandung ibuprofen atau paracetamol.
Berdasarkan penelitian dalam Journal of Pain Research pada 2021, ibuprofen dapat membantu meredakan nyeri dengan menghambat enzim siklooksigenase (COX) yang berperan dalam produksi prostaglandin (zat kimia penyebab peradangan dan nyeri di tubuh).
Sementara, paracetamol bekerja dapat mengurangi nyeri dengan menghambat produksi prostaglandin di sistem saraf pusat. Ini membuatnya lebih efektif untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang.
Oleh karena itu, untuk mengatasi nyeri otot, nyeri sendi, dan pegal linu yang sering muncul akibat perjalanan panjang saat mudik, Anda bisa memilih pereda nyeri yang mengandung kombinasi ibuprofen dan paracetamol.
Perlu diketahui, kombinasi kedua bahan aktif itu terdapat dalam NEO rheumacyl Tablet, produk yang telah dipercaya sebagai ahlinya dalam meredakan nyeri otot, nyeri sendi, dan pegal linu sejak 1972.
Dengan kandungan ibuprofen sebesar 200 mg dan parasetamol 500 mg dalam setiap tablet, NEO rheumacyl Tablet dirancang khusus untuk meringankan nyeri sedang sampai berat pada otot dan sendi, termasuk yang timbul akibat aktivitas padat dan perjalanan panjang serta jauh saat mudik.
Untuk penggunaan yang tepat, Anda dianjurkan untuk mengonsumsi sebanyak 3-4 kali dalam sehari sesudah makan.
Baca juga: Sering Pegal Sejak Kembali WFO? Berikut 4 Cara Mengatasinya
Dengan mengonsumsi obat pereda nyeri yang tepat, Anda bisa tetap prima saat sampai di kampung halaman sehingga perjalanan mudik bisa jadi lebih menyenangkan.
Jadi, jangan lupa persiapkan NEO rheumacyl Tablet sebagai teman andalan perjalanan mudik yang nyaman untuk membantu mengatasi pegal linu dan nyeri otot.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai NEO rheumacyl Tablet, silakan klik tautan berikut.