Salin Artikel

6 Penyebab Hepatitis A yang Perlu Diwaspadai

KOMPAS.com – Hepatitis A adalah jenis hepatitis akut (jangka pendek) yang sangat menular.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), 1,4 juta kasus hepatitis A terjadi di seluruh dunia setiap tahunnya.

Untungnya, infeksi hepatitis A sering kali biasanya tidak memerlukan pengobatan atau dapat hilang dengan sendirinya dan tidak menyebabkan efek jangka panjang.

Tapi siapa pun kiranya tak boleh membiarkan begitu saja penyakit ini berkembang.

Pasalnya, hepatitis A tetap saja dapat menimbulkan komplikasi berbahaya.

Melansir Health Line, dalam kasus yang jarang terjadi, hepatitis A dapat menyebabkan hilangnya fungsi hati secara tiba-tiba.

Komplikasi ini paling sering terjadi pada kelompok lanjut usia (lansia) dan orang yang sudah memiliki penyakit hati kronis.

Jika gagal hati akut ini terjadi, seseorang perlu dirawat di rumah sakit.

Beberapa orang dengan gagal hati akut mungkin juga memerlukan transplantasi hati.

Penyebab hepatitis A

Melansir NHS, hepatitis A pada dasarnya disebabkan oleh virus hepatitis A yang menginfeksi sel hati dan menyebabkan peradangan.

Peradangan dapat memengaruhi cara kerja hati penderitanya dan menyebabkan tanda dan gejala hepatitis A.

Virus hepatits A paling sering menyebar saat seseorang makan atau minum sesuatu yang sudah terkontaminasi kotoran yang mengandung virus tersebut, bahkan dalam jumlah kecil.

Ingat, hepatitis A tidak menyebar melalui bersin atau batuk.

Berikut ini adalah beberapa cara spesifik virus hepatitis A dapat menyebar:

  1. Makan makanan yang disiapkan oleh seseorang dengan infeksi yang tidak mencuci tangannya dengan benar, ata mencucinya di air yang terkontaminasi dengan kotoran
  2. Minum air yang terkontaminasi, termasuk es batu
  3. Makan kerang mentah atau setenga matang dari air yang terkontaminasi
  4. Melakukan kontak dekat dengan orang yang terinfeksi hepatitis A, meskipun orang tersebut tidak menunjukkan tanda atau gejala
  5. Berhubungan seks dengan seseorang yang terkena virus hepatitis A, terutama jika menyentuh anusnya
  6. Menyuntikkan narkoba menggunakan peralatan yang terkontaminasi virus hepatitis A

Seseorang dengan hepatitis A paling menular dari sekitar 2 minggu sebelum mereka mulai mengembangkan gejala sampai sekitar satu minggu setelahnya.

Faktor risiko hepatitis A

Terdapat sejumlah faktor risiko hepatitis A yang perlu diantisipasi.

Melansir Mayo Clinic, seseorang menjadi berisiko tinggi terkena hepatitis A jika:

  • Bepergian atau bekerja di daerah di mana hepatitis A masih umum terjadi, termasuk sebagian besar negara dengan standar sanitasi rendah atau kekurangan air bersih
  • Menghadiri penitipan anak atau bekerja di pusat penitipan anak
  • Hidup serumah dengan orang lain yang menderita hepatitis A
  • Pria yang melakukan kontak seksual dengan pria lain
  • Melakukan kontak seksual apa pun dengan seseorang yang menderita hepatitis A
  • Menjadi HIV positif
  • Sedang mengalami tunawisma
  • Memiliki kelainan faktor pembekuan, seperti hemofilia
  • Gunakan semua jenis obat-obatan terlarang (tidak hanya yang disuntikkan)

WHO melaporkan bahwa lebih dari 90 persen anak yang tinggal di negara dengan standar sanitasi yang rendah akan terinfeksi hepatitis A pada usia 10 tahun.

Vaksinasi hepatitis A

Vaksin hepatitis A tersedia sebagai cara mencegah hepatitis A.

Di Indonesia, jenis vaksin yang umum diberikan adalah vaksin hepatitis A dan vaksin kombinasi hepatitis A dan hepatitis B.

Vaksin ini tidak termasuk imunisasi wajib. Vaksin hepatitis A hanya disarankan untuk orang yang berisiko tinggi.

Siapa yang perlu mendapat vaksin hepatitis A?

  • Balita, diberikan 2 dosis mulai umumr 1 tahun, dosis ke-2 diberikan 6-12 bulan kemudian
  • Kontak dekat seseorang dengan hepatitis A
  • Orang yang berencana bepergian atau tinggal di belahan dunia di mana hepatitis A tersebar luas, terutama jika sanitasi dan kebersihan makanan diperkirakan buruk
  • Orang dengan semua jenis penyakit hati jangka panjang (kronis)
  • Orang yang menyuntikkan obat-obatan terlarang
  • Orang yang mungkin terpapar hepatitis A melalui pekerjaan mereka, seperti pekerja yang berurusan dengan limbah, orang yang bekerja di tempat penampungan tunawisma, dan orang yang bekerja dengan monyet, kera, atau gorila

Hubungi dokter jika Anda merasa perlu mendapatkan vaksin hepatitis A atau Anda tidak yakin apakah Anda membutuhkannya.

https://health.kompas.com/read/2020/12/19/140600868/6-penyebab-hepatitis-a-yang-perlu-diwaspadai

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Penyakit Paget
Penyakit Paget
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nyeri Lengan Kiri Bisa Jadi Gejala Serangan Jantung, Kenali Gejalanya

Nyeri Lengan Kiri Bisa Jadi Gejala Serangan Jantung, Kenali Gejalanya

Health
Bayi Berat Lahir Rendah

Bayi Berat Lahir Rendah

Penyakit
Bagaimana Penyakit Liver Bisa Menyebabkan Muntah Darah?

Bagaimana Penyakit Liver Bisa Menyebabkan Muntah Darah?

Health
Insufisiensi Aorta

Insufisiensi Aorta

Penyakit
10 Penyebab Darah Haid Sedikit, Bisa Faktor Usia sampai Penyakit

10 Penyebab Darah Haid Sedikit, Bisa Faktor Usia sampai Penyakit

Health
Limfoma Non-Hodgkin

Limfoma Non-Hodgkin

Penyakit
Awas, Sering Tahan Kecing Bisa Bikin Infeksi Saluran Kemih

Awas, Sering Tahan Kecing Bisa Bikin Infeksi Saluran Kemih

Health
Ekolalia

Ekolalia

Penyakit
3 Dampak Stres Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

3 Dampak Stres Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Health
Punya Fantasi Seks Tak Realistis? Bisa Jadi Gejala Narsisme Seksual

Punya Fantasi Seks Tak Realistis? Bisa Jadi Gejala Narsisme Seksual

Health
Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)

Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)

Penyakit
Bagaimana Posisi Tidur Agar Bayi Tidak Sungsang?

Bagaimana Posisi Tidur Agar Bayi Tidak Sungsang?

Health
Sindrom Nefrotik

Sindrom Nefrotik

Penyakit
Selain Kecanduan, Pengguna Ganja Lebih Berisiko Alami Stroke

Selain Kecanduan, Pengguna Ganja Lebih Berisiko Alami Stroke

Health
Coxsackie

Coxsackie

Penyakit
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.