Makanan "Sehat" yang Juga Bikin Gemuk

Kompas.com - 05/07/2013, 11:36 WIB
Ilustrasi daging ayam shutterstockIlustrasi daging ayam
|
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com - Cerdas memilih makanan adalah kunci untuk menjaga kesehatan sekaligus berat badan. Tak sedikit makanan yang tampaknya sehat tetapi sebenarnya malah bisa membuat kalori menumpuk.

Menurut Catherine Matthews, ahli nutrisi dari Inggris, ada beberapa jenis makanan "berlabel" sehat namun ternyata bisa menggemukkan jika sering dikonsumsi. Berikut adalah beberapa diantaranya:

- Smoothies (sayuran dan buah yang diblender halus)
Smoothie sayuran dan buah mungkin terlihat seperti paket vitamin dan mineral. Namun smoothie itu juga mengandung gula yang tak berbeda dengan minuman manis lain. Lebih baik makanlah buah dan sayur segar.

- Minyak zaitun
Minyak ini kaya akan lemak tak jenuh tunggal dan lebih sehat dibandingkan mentega dan margarin. Tetapi tetap saja ini minyak. Karena itu gunakan sedikit saja.

- Madu
Sering disebut sebagai "makanan alami", tetapi sebenarnya madu juga mengandung gula. Mengganti gula dengan madu pada minuman efeknya sama saja pada penumpukan kalori.

- Jus
Menghindari makanan berat tapi menggantinya dengan segelas jus buah atau jus kemasan tak akan membuat Anda lebih langsing karena kandungan gulanya yang tinggi.

- Roti
Banyak yang berpendapat brown bread lebih sehat, namun sebaiknya Anda memilih roti gandum utuh.

- Produk rendah lemak
Biskuit atau yogurt dengan label rendah lemak terkadang berisi lebih banyak gula untuk mengganti lemak. Jika Anda menyukai yogurt, pilihlah plain yogurt dengan irisan buah.

- Daging ayam
Daging ayam memang lebih sehat ketimbang daging merah, tetapi hal itu hanya jika Anda mengolah daging ayam dengan membuang kulitnya. Sebaiknya jangan digoreng karena justru membuat kalorinya bertambah.

- Buah kering dan kacang-kacangan
Pada kebanyakan produk, buah-buahan kering dilapisi gula dan kacang-kacangan ditambah garam. Pilihlah yang bertuliskan tanpa garam (unsalted).

- Granola
Memang granola terbuat dari campuran padi-padian utuh, kacang-kacangan dan biji-bijian. Tetapi granola juga tinggi kalori dan lemak.

- Wine
Banyak penelitian yang menyarankan konsumsi wine dalam takaran kecil untuk mencegah penyakit jantung. Tetapi bukan berarti minuman ini bebas kalori.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Sumber Dailymail
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X