Kompas.com - 18/09/2013, 14:01 WIB
|
EditorAsep Candra

KOMPAS.com — Susu merupakan bahan pangan terlengkap karena mengandung semua zat gizi pembangun tubuh, seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin A, kalsium, zat besi, seng, dan lain-lain. Oleh karena itu, susu bukan hanya baik untuk anak-anak, tetapi juga orang dewasa.

Hanya saja, tak sedikit orang dewasa yang takut mengonsumsi susu lantaran alasan takut gemuk. Padahal menurut dr Fiastuti Witjaksono, SpGK, pakar gizi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), rutin mengonsumsi susu tidak akan membuat gemuk.

"Yang membuat gemuk itu kalau terlalu banyak mengasup kalori, bukan karena konsumsi susunya," ungkapnya dalam sebuah diskusi kesehatan Selasa (17/9/2013) di Jakarta.

Susu, imbuhnya, memang mengandung kalori, begitu pula makanan lain. Namun, kalori pada susu maupun makanan lain tidak akan sampai mengakibatkan kegemukan jika diimbangi dengan pembakaran.

Pembakaran dapat dilakukan dengan olahraga ataupun melakukan aktivitas fisik yang cukup untuk membakar kalori masuk. Misalnya satu gelas susu mengandung 122 kalori. Untuk membakarnya, kita perlu melakukan aktivitas fisik seperti berjalan cepat selama 25 menit.

Faktanya, orang Indonesia masih kurang mengonsumsi susu. Fiastuti menyampaikan, orang Indonesia rata-rata baru mengonsumsi satu gelas susu per minggu, atau sekitar 52 gelas per tahun. Padahal, menurutnya, jumlah yang direkomendasikan adalah satu hingga dua gelas per hari.

"Susu mengandung banyak keunggulan yang menyempurnakan pemenuhan gizi sehari-hari," tandasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Health
7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

Health
6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

Health
5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

Health
Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

Health
8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

Health
Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Health
Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Health
9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

Health
10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

Health
Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Health
Perbedaan Kanker Ovarium dan Kanker Serviks

Perbedaan Kanker Ovarium dan Kanker Serviks

Health
Persiapan sampai Perawatan Pasca-operasi Gigi Bungsu

Persiapan sampai Perawatan Pasca-operasi Gigi Bungsu

Health
11 Penyebab Hipertensi dalam Kehamilan dan Cara Menurunkannya

11 Penyebab Hipertensi dalam Kehamilan dan Cara Menurunkannya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.