Kompas.com - 15/06/2014, 09:48 WIB
EditorLusia Kus Anna

Ketidakpahaman orangtua juga membuat mereka menerapkan komerdenan dimaknai salah. "Mereka sangat peduli pada keamanan pangan tapi kurang perhatian pada kandungan lemak atau kalori dalam satu makanan. Di Myanmar misalnya, orangtua sengaja memberikan softdrink atau energy drink agar mereka lebih energik," paparnya.

Sementara itu, para orangtua di beberapa negara Asia masih menganggap anak yang gemuk dan tembam sebagai anak lucu. Banyak juga yang menganggap makan di restoran cepat saji adalah kegiatan untuk menyenangkan anak-anaknya.

Bergerak

Direktur FrieslandCampina Consumer Product Asia, Hendro H.Poedjono, mengungkapkan ingin berkontribusi terhadap peningkatan status gizi anak Indonesia. "Berbagai hal telah kami lakukan, mulai dari studi nutrisi komperhensif di wilayah Asia Tenggara yang hasilnya bisa digunakan sebagai landasan upaya untuk kebijakan berkaitan dengan gizi," katanya.

Kampanye lain yang juga sudah dilakukan adalah Drink Move Be Strong. "Kampanye ini mendorong bahwa pola makan yang baik, asupan gizi, dan olahraga rutin, akan sangat mempengaruhi tumbuh kembang anak,' katanya.

Mengenai komposisi gula pada produk susu Frisian Flag, Hendro mengatakan bahwa populasi umum di Indonesia masih memerlukan asupan gula. "Di Indonesia agenda utamanya masih malnutrisi. Karena itu kami juga mendorong anak-anak perlu melakukan olahraga aktif," katanya.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.