Kompas.com - 09/01/2015, 11:05 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Ada orang-orang yang kelebihan lemak di tubuhnya lebih banyak berada di bagian wajah sehingga ia tampak memiliki dua leher. Ada juga orang yang semula gemuk dan berhasil menurunkan berat badannya tapi pipinya masih tampak tembam.

Pada dasarnya ketika berat badan bertambah atau justru berkurang, jumlah sel lemak yang disebut dengan adiposit tidak ikut bertambah atau menurun.

"Tapi sel lemak itu menjadi membesar atau menyusut. Ini sebabnya ada orang yang kerap punya masalah kelebihan lemak di area tubuh tertentu. Biasanya mereka punya lebih banyak sel lemak di area itu dibanding bagian tubuh lainnya," kata Stephen S.Park, presiden American Academy of Facial Plastic and Reconstructive Surgery.

Selain itu, sebagian orang terlahir dengan struktur tulang wajah tertentu di bagian wajah sehingga wajah terlihat lebih bulat.

Walau kita tak bisa mengubah faktor genetik atau mengurangi jumlah sel lemak, tapi ada beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk membuat wajah terlihat lebih tirus dan lemak berlebih tak terlalu terlihat di bagian wajah dan leher.

- Lawan retensi cairan
Kelebihan alkohol, gula, dan juga asupan garam, bisa berpengaruh pada wajah dan pipi yang terlihat lebih tembam. Kelebihan asupan itu akan menyebabkan jaringan tubuh, termasuk di area wajah, menahan cairan. Oleh karena itu kurangi asupan gula, garam, dan juga alkohol, serta perbanyak konsumsi air. Saat kita dehidrai, tubuh akan lebih menahan cairan yang masuk.

- Kendalikan intoleransi makanan
Orang yang memiliki alergi makanan atau intoleransi makanan, misalnya sensitif pada gluten dan juga menderita gangguan pencernaan sindrom iritabilitas usus (IBS), kerap mengeluhkan bagian wajah yang tampak bulat. Perut kembung adalah gejala paling umum yang menandakan ada sesuatu yang tidak beres pada pencernaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

- Fluktuasi hormon
Jika wajah tampak lebih "bengkak" menjelang menstruasi ini memang dipengaruhi oleh faktor hormonal. Sebelum haid datang, tubuh akan mengalami peningkatkan hormon progesteron sehingga kita akan mengalami gejala-gejala pramenstruasi, termasuk wajah yang lebih tembam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyakit Peyronie

Penyakit Peyronie

Penyakit
6 Manfaat Kaviar dan Alasan Harganya Mahal

6 Manfaat Kaviar dan Alasan Harganya Mahal

Health
Penyakit Retina

Penyakit Retina

Penyakit
6 Cara Menjaga Kuantitas dan Kualitas Produksi ASI

6 Cara Menjaga Kuantitas dan Kualitas Produksi ASI

Health
Bronkopneumonia

Bronkopneumonia

Penyakit
3 Minuman yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Asma

3 Minuman yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Asma

Health
Ruam Popok

Ruam Popok

Penyakit
8 Cara Menurunkan Kadar Asam Urat secara Alami Tanpa Obat

8 Cara Menurunkan Kadar Asam Urat secara Alami Tanpa Obat

Health
Gagal Ginjal Akut

Gagal Ginjal Akut

Penyakit
Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius, Kenali Penyebab Nyeri Lengan Kiri

Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius, Kenali Penyebab Nyeri Lengan Kiri

Health
Orthorexia

Orthorexia

Penyakit
4 Makanan yang Buruk untuk Kesehatan Usus

4 Makanan yang Buruk untuk Kesehatan Usus

Health
IUGR

IUGR

Penyakit
Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Health
Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.