Kompas.com - 13/05/2016, 07:09 WIB
Tingkatkan kinerja smartphone saat beraktivitas dengan RAM lebih besar ThinkstockTingkatkan kinerja smartphone saat beraktivitas dengan RAM lebih besar
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Para pecandu ponsel, ada kabar yang melegakan; ponsel kesayangan Anda tidak menyebabkan kanker otak seperti yang selama ini ditakutkan.

Selama beberapa tahun terakhir, para ilmuwan sering mengingkatkan bahaya radiasi yang dipancarkan ponsel pintar karena bisa memicu tumor dan kanker otak. Meski begitu, studi terbaru berskala besar di Australia menunjukkan bukti sebaliknya.

Penelitian itu meneliti angka kejadian kanker otak pada hampir 20.000 pria dan 15.000 wanita, antara tahun 1982-2012. Para peneliti juga mengumpulkan data pemakaian ponsel mulai tahun 1987, saat ponsel pertama dipakai secara luas, sampai tahun 2012.

Berdasarkan data tersebut, walau dalam 20 tahun terakhir populasi pengguna ponsel sangat tinggi, tetapi insiden kejadian kanker otak hanya naik sedikit pada pria, dan stabil pada wanita.

Peningkatkan signifikan dalam kasus kanker otak ditemukan pada orang dewasa berusia lebih dari 70 tahun, namun peningkatkan itu dimulai sejak 1982 atau lima tahun sebelum ponsel diperkenalkan.

Peningkatan kasus kanker otak pada orang lanjut usia itu dikatikan dengan kemajuan diagnosis kedokteran yang lebih medis. Teknologi seperti CT-scan atau MRI yang dikenal di akhir tahun 1970-an, mampu mengenali tumor otak secara tepat.

Untuk lebih mendalami klaim ponsel menyebabkan kanker otak, para peneliti juga menciptakan model matematika yang bisa menghitung jumlah kasus kanker otak baru yang akan meningkat jika memang ponsel yang memicunya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hasilnya, ada jeda 10 tahun antara waktu ketika ponsel pertama kali dipakai dan bukti awal tren peningkatan kanker otak.

Data-data terbaru ini menunjukkan, kaitan antara ponsel dan kanker tidak sekuat seperti yang selama ini diduga.

Menurut Dr.Rafi Nagler, yang pernah meneliti tentang kedua hal itu, yang perlu dicurigai adalah radikal bebas.

"Radikal bebas adalah zat kimia yang sangat reaktif dan berpotensi menyebabkan kanker. Radikal bebas bisa menyebabkan kanker, walau tak selalu," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Aerophobia
Aerophobia
PENYAKIT
Acrophobia
Acrophobia
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Penyebab Sering Kentut, Efek Makanan sampai Gangguan Pencernaan

7 Penyebab Sering Kentut, Efek Makanan sampai Gangguan Pencernaan

Health
Pubertas Dini

Pubertas Dini

Penyakit
12 Rekomendasi IDAI untuk Lindungi Anak dari Bahaya Erupsi Semeru

12 Rekomendasi IDAI untuk Lindungi Anak dari Bahaya Erupsi Semeru

Health
8 Manfaat Minum Air Hangat Setelah Makan

8 Manfaat Minum Air Hangat Setelah Makan

Health
Mastiitis

Mastiitis

Penyakit
3 Penyebab Prostatitis, Biang Kelenjar Prostat Bengkak dan Radang

3 Penyebab Prostatitis, Biang Kelenjar Prostat Bengkak dan Radang

Health
Penyakit WIlson

Penyakit WIlson

Penyakit
10 Manfaat Kesehatan Tiram, Makanan Laut Kaya Nutrisi

10 Manfaat Kesehatan Tiram, Makanan Laut Kaya Nutrisi

Health
Giardiasis

Giardiasis

Penyakit
Manfaat Kesehatan Teh, Minuman Ramuan Obat Selama Ribuan Tahun

Manfaat Kesehatan Teh, Minuman Ramuan Obat Selama Ribuan Tahun

Health
Baby Bottle Tooth Decay

Baby Bottle Tooth Decay

Penyakit
7 Rempah-rempah dan Manfaatnya bagi Kesehatan

7 Rempah-rempah dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Health
Aerophobia

Aerophobia

Penyakit
5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

Health
Penyakit Peyronie

Penyakit Peyronie

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.