Kompas.com - 20/09/2016, 07:09 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Seorang wanita Spanyol usia 62 tahun sedang hamil delapan bulan. Ia dijadwalkan melahirkan seorang bayi perempuan bulan Oktober ini.

Dr Lina Alvarez, dari Lugo, Spanyol mengatakan ia mulai mengalami menopause 20 tahun lalu. Saat ini ia hamil anak ketiga setelah menjalani terapi kesuburan.

Ia sudah memiliki dua anak lelaki. Anak tertua berusia 27 tahun. Anak itu mengalami cedera kepala sebelum dilahirkan ketika dokter ahli kebidanan merusak kepalanya saat melakukan pemeriksaan rutin. Ia membutuhkan perawatan terus menerus. Anak kedua berusia 10 tahun dan dilahirkan ketika ibunya berusia 52 tahun.

Menurut kantor berita Spanyol EFE, Alvarez mengatakan,"Saya merasa seperti wanita usia 30-an. Untuk merasa lebih baik dari itu tidak mungkin."

"Saya sangat senang karena mendapatkan hadiah setelah lama menderita. Ini keajaiban. Saya selalu ingin jadi ibu lagi tetapi banyak dokter tidak menganjurkan."

Ia akhirnya menemukan dokter ahli kebidanan yang mau melakukan tes dan membantunya untuk hamil. "Mereka bilang hanya ada kemungkinan enam persen untuk sukses. Untungnya, saya hamil anak perempuan," katanya.

Kehamilan Alvarez ini memicu perdebatan di Spanyol mengenai etika keputusan menanamkan embrio di tubuh seseorang di usia 60-an seperti dia. Meski demikian, Alvarez mengaku tidak terganggu.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X