Kompas.com - 06/02/2017, 17:40 WIB
Susu kedelai ShutterstockSusu kedelai
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com- Tahu, tempe, atau susu kedelai termasuk sumber protein yang baik, rendah kalori, dan rendah lemak jenuh. Studi-studi lain pun mengatakan kedelai terbukti bermanfaat membantu mencegah kanker.

Namun, tidak sedikit dokter merekomendasikan wanita yang mengalami atau berisiko jenis lazim kanker yang disebut estrogen reseptor positif untuk menghindari makanan berbasis kedelai karena mengandung senyawa isoflavon.

Beberapa studi mengatakan isoflavon dapat meniru hormon estrogen dan mempercepat pertumbuhan tumor.

Saat ini studi pada hewan di Georgetown Lombardi Comprehensive Cancer Center di Washington DC telah menemukan alasan mengapa ada dua efek berbeda pada kedelai, mencegah sekaligus mempercepat pertumbuhan kanker.

Peneliti menemukan tikus yang diberi isoflavon kedelai seumur hidupnya, khususnya sejenis isoflavon kedelai yang disebut genistein memiliki kekebalan tubuh lebih baik melawan kanker.

Tetapi tikus yang tidak diberi isoflavon sampai setelah mengalami kanker payudara tidak memiliki respon kekebalan sama untuk membunuh sel-sel kanker. Sebaliknya, tikus-tikus ini memiliki pertumbuhan kanker dan tingkat kekambuhan lebih tinggi setelah tumor diambil.

Studi tersebut mungkin menjelaskan mengapa wanita di negara-negara Asia yang cenderung mengonsumsi banyak makanan berbasis kedelai seumur hidup mereka memiliki tingkat kanker lima kali lebih rendah dibanding wanita di Amerika Serikat. Penemuan itu diterbitkan pada 1 Februari lalu di jurnal Clinical Cancer Research.

Lebih dari 200.000 wanita di AS terdiagnosa setiap tahun kanker payudara dan sebagian besar memiliki kanker payudara estrogen reseptor positif. Satu dari obat yang paling lazim untuk mengobati jenis kanker ini adalah tamoxifen yang bertindak mengurangi kemampuan estrogen untuk meningkatkan pertumbuhan kanker.

Di studi pada hewan tersebut periset menginduksi pertumbuhan kanker di tikus yang mendapatkan pola makan terus menerus genistein dan pada tikus yang tak pernah mengonsumsi genistein sampai kanker terbentuk.

Semua tikus diobati dengan tamoxifen untuk membunuh kanker tersebut. Hasilnya, semua tikus yang dibesarkan dengan genistein hanya memiliki kemungkinan tujuh persen kekambuhan kanker setelah pengobatan tamoxifen. Namun tikus yang baru mendapat genistein setelah kanker memiliki tingkat kekambuhan 33 persen.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

13 Cara Alami Obati Penyakit Asam Urat

13 Cara Alami Obati Penyakit Asam Urat

Health
9 Komplikasi Diabetes pada Kaki Penderita

9 Komplikasi Diabetes pada Kaki Penderita

Health
Waspadai, 4 Penyebab Sakit Leher

Waspadai, 4 Penyebab Sakit Leher

Health
4 Mitos tentang Karbohidrat bagi Kesehatan Tubuh, Bagaimana Faktanya?

4 Mitos tentang Karbohidrat bagi Kesehatan Tubuh, Bagaimana Faktanya?

Health
Adakah Usia Ideal untuk Hamil?

Adakah Usia Ideal untuk Hamil?

Health
Ramai Diperbincangkan, Berapa Kisaran Biaya Egg Freezing?

Ramai Diperbincangkan, Berapa Kisaran Biaya Egg Freezing?

Health
4 Tips Makan Untuk Cegah Diabetes Tipe 2

4 Tips Makan Untuk Cegah Diabetes Tipe 2

Health
Alami Keringat Dingin? Kenali 7 Penyebabnya

Alami Keringat Dingin? Kenali 7 Penyebabnya

Health
Pahami, Kaitan Pola Makan dengan Risiko Diabetes Tipe 2

Pahami, Kaitan Pola Makan dengan Risiko Diabetes Tipe 2

Health
8 Penyebab Memar Tanpa Sebab Jelas, Bisa Jadi Gejala Penyakit

8 Penyebab Memar Tanpa Sebab Jelas, Bisa Jadi Gejala Penyakit

Health
10 Obat Batuk Berdahak Alami ala Rumahan

10 Obat Batuk Berdahak Alami ala Rumahan

Health
5 Cara Mengatasi Kram Perut saat Hamil

5 Cara Mengatasi Kram Perut saat Hamil

Health
4 Cara Mencegah Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

4 Cara Mencegah Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

Health
Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Health
Cacat Septum Ventrikel

Cacat Septum Ventrikel

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.