Kompas.com - 27/03/2017, 09:00 WIB
Ilustrasi berjalan kaki. ShutterstockIlustrasi berjalan kaki.
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Hidup aktif atau banyak bergerak merupakan syarat yang harus dimiliki bila kita ingin bugar dan terhindar dari penyakit. Hal itu dapat dicapai antara lain dengan berjalan kaki minimal 10.000 langkah tiap hari.

Meski anjuran 10.000 langkah itu masih kontroversial, tetapi para ahli kesehatan masih merekomendasikannya.

Dalam studi terbaru, disebutkan bahwa sebenarnya 10.000 langkah mungkin masih kurang. Alih-alih, kita disarankan berjalan 5.000 langkah lebih banyak lagi.

Peneliti dari Inggris membandingkan kesehatan tukang pos di Glasgow, Skotlandia, yang secara umum lebih banyak bekerja dengan berjalan kaki ketimbang naik kendaraan.

Para tukang pos itu jalan kaki beberapa jam sehari, dibandingkan dengan rekan-rekan mereka yang bertugas di kantor pos, yang mayoritas hanya duduk.

Hasilnya, mereka yang berada di kantor memiliki lingkar pinggang lebih lebar, lebih gemuk, dan memiliki kadar kolesterol serta gula darah lebih jelek.

Semakin lama waktu yang dihabiskan untuk duduk, makin besar risikonya mengalami penyakit kronik seperti jantung.

Sementara itu, para tukang pos yang rata-rata berjalan 15.000 langkah setiap hari memiliki berat badan yang normal, dan juga profil metabolik yang baik. Profil metabolik itu misalnya kadar gula darah, kolesterol, atau tekanan darah.

Jika 15.000 langkah terasa berat, sebenarnya kita bisa membaginya dalam beberapa kali waktu. Misalnya, jalan kaki 30 menit sebelum bekerja, 30 menit lagi saat makan siang, dan 10 menit peregangan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber menshealth
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Health
10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

Health
Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Health
Sindrom Steven-Johnson

Sindrom Steven-Johnson

Penyakit
Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Health
Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Health
Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Health
Apa Penyebab Kulit Kering?

Apa Penyebab Kulit Kering?

Health
4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

Health
8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

Health
Sindrom Asperger

Sindrom Asperger

Penyakit
Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.