Kompas.com - 14/12/2019, 09:34 WIB

Penyebabnya tidak selalu jelas. Terkadang disebabkan infeksi virus, bakteri, atau jamur.

Radang usus buntu paling sering disebabkan penyumbatan di area dalam usus buntu, yang disebut lumen usus buntu.

Ada beberapa penyebab yang membuat area tersebut tersumbat. Misalkan batu usus buntu, cacing usus, parasit, iritasi akibat penyakit kronik, benda asing, sampai cedera.

Saat terinfeksi atau tersumbat, bakteri berkembang cepat dan membuat usus buntu bengkak dan terisi dengan nanah.

Apabila tidak segera ditangani, radang usus buntu bisa membuat komplikasi lebih lanjut dan berpotensi fatal sampai meninggal dunia.

3. Setiap orang bisa kena radang usus buntu

Melansir Live Science, semua orang bisa terkena radang usus buntu (Apendisitis).

Menurut peneliti Johns Hopkins Medicine, radang usus buntu paling banyak menyerang orang berusia 10 sampai 30 tahun.

Di Amerika Serikat, ditemukan 250.000 kasus radang usus buntu baru setiap tahun.

Radang usus buntu lebih sering menyerang pria. Potensi radang usus buntu pria 1,4 kali lebih sering ketimbang perempuan.

Baca juga: Semua Orang Bisa Mengalami Radang Usus Buntu, Termasuk John Mayer

4. Gejala radang usus buntu

Melansir Boldsky, penyakit usus buntu memiliki beberapa gejala umum:

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.