Kompas.com - 14/02/2020, 06:03 WIB
Ilustrasi Gorengan MielPhotos2008Ilustrasi Gorengan

KOMPAS.com - Salah satu cara mengempeskan atau mengempiskan perut buncit secara alami adalah pengaturan pola makan.

Selain ditunjang olahraga secara teratur, pengaturan pola makan atau diet sehat penting untuk memangkas kelebihan lemak di perut.

Dalam diet sehat dan seimbang, pemilik perut buncit disarankan untuk menghindari beberapa makanan dan minuman tertentu.

Baca juga: Awas, Badan Kurus Tapi Perut Buncit Bisa Sebabkan Penyakit Jantung

Melansir berbagai sumber, berikut beberapa jenis makanan dan minuman yang harus dihindari agar perut tidak buncit:

1. Bacon, sosis, kornet

Daging olahan seperti daging bacon, sosis, sampai kornet merupakan makanan pantangan pemilik perut buncit.

Makanan olahan tersebut dapat menambah tumpukan lemak di sekitar perut atau visceral.

Lemak visceral dapat melepaskan senyawa kimia yang dikenal sebagai "sitokin", biang penyakit jantung.

Studi yang diterbitkan di PLOS One pada 2011 lalu menyebut, mengonsumsi daging olahan dapat meningkatkan indeks massa tubuh dan lingkar pinggang.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Jeruk Nipis dapat Mengecilkan Perut Buncit?

2. Burger, pizza, ayam goreng

Makanan cepat saji seperti burger, pizza, sampai ayam goreng umumnya tinggi kandungan lemak jahat dan garam.

Selain itu, makanan cepat saji juga rendah nutrisi, serat, serta minim vitamin dan mineral.

Studi dari Harvard T.H. Chan School of Public Health menyebut, pengonsumsi makanan cepat saji cenderung punya berat badan berlebih, kolesterol trigliserida yang tinggi, dan punya lingkar pinggang lebih besar dibandingkan orang yang makan asupan sehat.

3. Nasi putih, roti, pasta

Tidak semua jenis karbohidrat buruk bagi pemilik perut buncit.

Jenis karbohidrat yang bisa membuat perut tambah buncit adalah karbohidrat sederhana.

Jenis makanan ini bisa ditemui dalam nasi putih, roti, pasta, mi, donat, dan sebagainya.

Makanan berbasis tepung terigu dan nasi putih dapat membuat gula darah melonjak.

Konsumsi karbohidrat sederhana secara berlebihan dalam jangka panjang dapat menyebabkan obesitas, resistensi insulin, peradangan, dan masalah kesehatan lainnya.

Sedangkan jenis karbohidrat kompleks seperti kentang, labu, atau beras merah, masih boleh dikonsumsi pemilik perut buncit asalkan tidak berlebihan.

Baca juga: Seberapa Efektif Sit Up Dapat Mengecilkan Perut Buncit?

4. Gorengan dan keripik

Makanan yang dimasak dengan cara digoreng dapat membuat perut kembung dan memicu refluks asam lambung.

Mengonsumsi makanan yang digoreng, punya efek bagi tubuh serupa saat Anda makan daging olahan.

Makanan yang digoreng mengandung lemak trans yang buruk bagi tubuh.

Selain itu, gorengan juga cenderung lebih lama dicerna, sehingga rentan menimbulkan penumpukan lemak di perut.

Baca juga: 7 Cara Alami Mengecilkan Perut Buncit

5. Makanan dan minuman manis

Tingginya kandungan gula dalam tubuh rentan mengikat lebih banyak lemak.

Minimalkan asupan gula dari makanan dan minuman seperti cake, minuman soda, kopi susu gula aren, atau boba milk tea.

Selain menghindari beberapa jenis makanan di atas, Anda juga disarankan minum air putih yang cukup dan mulai kebiasaan mengonsumsi camilan yang sehat.

Pilih kacang-kacangan yang dipanggang seperti kuaci, atau ganti keripik kentang dengan alpukat.

Penuhi juga kebutuhan tubuh untuk beristirahat dengan tidur yang cukup dan hindari stres.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

9 Bahaya Kelebihan Protein bagi Tubuh

9 Bahaya Kelebihan Protein bagi Tubuh

Health
Limfoma Burkitt

Limfoma Burkitt

Penyakit
Kenapa Pria Lebih Sering Ngorok Dibanding Wanita?

Kenapa Pria Lebih Sering Ngorok Dibanding Wanita?

Health
Rakitis

Rakitis

Penyakit
Vaksinasi Covid-19 pada Penderita Tumor, Kista, dan Kanker Kandungan

Vaksinasi Covid-19 pada Penderita Tumor, Kista, dan Kanker Kandungan

Health
8 Makanan dan Minuman yang Baik Dikonsumsi saat Flu

8 Makanan dan Minuman yang Baik Dikonsumsi saat Flu

Health
Mengapa Penderita BPD Sering Bermasalah dalam Hubungan Asmara?

Mengapa Penderita BPD Sering Bermasalah dalam Hubungan Asmara?

Health
6 Jenis Makanan Untuk Turunkan Kadar Kolesterol Jahat

6 Jenis Makanan Untuk Turunkan Kadar Kolesterol Jahat

Health
Minum Kopi Kok Bikin Kebelet BAB?

Minum Kopi Kok Bikin Kebelet BAB?

Health
Cara Mengatasi Eksim di Penis

Cara Mengatasi Eksim di Penis

Health
Penebalan Dinding Rahim

Penebalan Dinding Rahim

Penyakit
6 Penyebab Kram Perut saat Hamil yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Kram Perut saat Hamil yang Perlu Diwaspadai

Health
5 Minuman Pelega Sakit Tenggorokan dan Jaga Daya Tahan Tubuh

5 Minuman Pelega Sakit Tenggorokan dan Jaga Daya Tahan Tubuh

Health
Benarkah Ibu Menyusui Tak Boleh Konsumsi Makanan Pedas?

Benarkah Ibu Menyusui Tak Boleh Konsumsi Makanan Pedas?

Health
Sindrom Zollinger-Ellison (ZES)

Sindrom Zollinger-Ellison (ZES)

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.