Kompas.com - 16/02/2020, 15:02 WIB
Ilustrasi kentut. SHUTTERSTOCKIlustrasi kentut.

2. Mengonsumsi makanan atau minuman tertentu

Beberapa jenis makanan dan minuman dapat memicu gas lebih banyak di saluran pencernaan.

Terlebih jika makanan tersebut dikonsumsi berlebihan. Akibatnya, gas dalam perut dapat menumpuk dan membuat Anda mengeluarkan banyak kentut.

Sebaiknya, untuk mencegah kentut terus-menerus, jangan berlebihan dalam mengonsumsi:

  • Serat tinggi: sayur dan biji-bijian
  • Senyawa gula kompleks: kacang-kacangan
  • Makanan bertepung: gandum, jagung, kentang
  • Makanan berbelerang tinggi: bawang, brokoli, kembang kol
  • Minuman tinggi gula: soda, minuman ringan

Baca juga: Kenali 9 Tanda Pasangan Selingkuh Menurut Psikologi

3. Sembelit

Sembelit dapat menyebabkan perut kembung dan memicu kentut.

Saat sisa makanan menumpuk di usus besar, kotoran tersebut berfermentasi, dan melepaskan gas tambahan.

Jika orang mengalami konstipasi, limbah tersebut bertahan lebih lama dari biasanya. Akibatnya, gas juga menumpuk lebih banyak di perut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

4. Intoleransi laktosa

Seseorang yang mengalami intoleransi laktosa dapat kentut terus-menerus dengan aroma tidak sedap.

Saat seseorang yang alergi laktosa makan atau minum produk susu seperti susu, keju, mentega, atau yoghurt, produksi gas di perutnya akan meningkat.

Ini terjadi ketika tubuh tidak dapat memecah laktosa, protein yang ditemukan dalam susu.

Selain kentut dengan aroma tak sedap, orang yang punya intoleransi laktosa saat mengonsumsi produk susu dapat mengalami sakit perut dan gangguan pencernaan.

Baca juga: Hati-hati, Ini 11 Tanda Penyakit Jantung yang Kerap Diabaikan

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Ablasi Retina
Ablasi Retina
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Abses Hati

Abses Hati

Penyakit
11 Penyebab Kekurangan Kalium

11 Penyebab Kekurangan Kalium

Health
Presbiopia

Presbiopia

Penyakit
3 Cara Mengendalikan Serangan Panik

3 Cara Mengendalikan Serangan Panik

Health
Stenosis Mitral

Stenosis Mitral

Penyakit
Mengenal Agregasi Trombosit, Tes untuk Mendeteksi Fungsi Trombosit

Mengenal Agregasi Trombosit, Tes untuk Mendeteksi Fungsi Trombosit

Health
Narsistik

Narsistik

Penyakit
4 Penyebab Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

4 Penyebab Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Paronikia

Paronikia

Penyakit
Bahaya Memakai Masker Kotor

Bahaya Memakai Masker Kotor

Health
Tendinitis

Tendinitis

Penyakit
7 Gejala Kekurangan Kalium yang Pantang Disepelekan

7 Gejala Kekurangan Kalium yang Pantang Disepelekan

Health
5 Gejala Serangan Jantung Pada Wanita

5 Gejala Serangan Jantung Pada Wanita

Health
Bagaimana Alergi Bisa Menyebabkan Pilek atau Hidung Meler?

Bagaimana Alergi Bisa Menyebabkan Pilek atau Hidung Meler?

Health
Bisa Gantikan Alat Kontrasepsi, Begini Cara Melacak Jadwal Ovulasi

Bisa Gantikan Alat Kontrasepsi, Begini Cara Melacak Jadwal Ovulasi

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.