6 Penyebab Kematian Mendadak Selain Karena Serangan Jantung

Kompas.com - 18/02/2020, 11:01 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKIlustrasi

Dengan demikian, Prof. Dr. Peter Kabo, menyampaikan sudah jelas bahwa penyebab mati mendadak bukan merupakan monopoli penyakit jantung koroner.

Kematian mendadak saat olahraga

Mati mendadak juga bisa dialami oleh siapa saja atau olahragawan yang sedang melakukan latian berat.

Baca juga: 7 Penyakit Ini Bisa Sebabkan Anak Muda Mati Mendadak

Hal itu kemungkinan terjadi karena mereka memiliki arteri koroner yang abnormal. Kondisi ini perlu diwaspadai terutama pada:

  • Penderita darah tinggi atau hipertensi
  • Peradangan otot jantung (miokarditis)
  • Gagal jantung

Bahkan, menurut Prof. Dr. Peter Kabo, ada laporan yang menunjukkan 50 persen pasien gagal jantung dapat mengalami kematian mendadak.

Konsumsi banyak obat diketahui juga dapat menimbulkan gangguan irama jantung dan yang berat dapat berakhir dengan mati mendadak.

Kematian penderita PJK lebih banyak tidak mendadak

Berdasarkan laporan oleh Escobedo dan Zack di majalan Circulation pada tahun 1996, dijelaskan bahwa kematian penderita penyakit jantung koroner lebih banyak terjadi tidak secara mendadak dan jarang terjadi di rumah.

PJK yang mati mendadak biasanya ada predisposisi genetik atau ketegangan genetik.

Jadi, persepsi masyarakat terhadap mati mendadak, terutama pada anak muda, semuanya disebabkan oleh penyakit jantung koner tidaklah tepat.

Apabila hal ini terus berlanjut, dikhawatirkan akan mendatangkan konsekuensi yang kurang baik dalam pemahaman masyarakat terhadap kesehatan secara umum.

Di mana, ketakutan yang berlebihan terhadap PJK dapat mengakibatkan reaksi yang tidak proporsional. Pada saatnya, perasaan itu bisa memicu tindan preventif yang berlebihan dan irasional.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X