Kompas.com - 19/02/2020, 15:01 WIB
Ilustrasi makanan dalam microwave monkeybusinessimagesIlustrasi makanan dalam microwave

KOMPAS.com - Penyimpanan bahan makanan merupakan salah satu prinsip higine dan sanitasi makanan.

Bahan makanan pabila tidak disimpan dengan baik, bisa rusak, basi, atau busuk.

Jika demikian, bahan makanan ini menjadi tidak layak untuk dikonsumsi.

Seseorang yang nekat mengonsumsinya tentu besar kemungkinan akan mengalami keracunan makanan.

Baca juga: 5 Makanan Pengusir Perut Buncit

Itulah sebabnya, bahan makanan harus disimpan dengan cara yang tepat, terutama makanan yang telah matang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Cara penyimpanan makanan matang

Melansir Buku Kesehatan Lingkungan Edisi Keempat (2014) karya Prof. Dr. H. Arif Sumantri, S.K.M., M.Kes, penyimpanan makanan masak dapat digolongkan menjadi dua, yakni tempat penyimpanan makanan pada suhu biasa dan tempat penyimpanan pada suhu dingin.

Makanan yang mudah membusuk sebaiknya disimpan pada suhu dingin kurang dari 4 derajat celsius.

Sedangkan makanan yang sudah disajikan lebih dari 6 jam, perlu disimpan dalam suhu - 5 derajat celsius hingga - 1 derajat celsius.

Meski telah matang atau masak, tidak semua makanan baik untuk langsung dikonsumsi.

Pasalnya, makanan ini masih mungkin memiliki risiko pencemaran bakteriologis akibat proses penyimpanannya yang kurang benar.

Baca juga: 8 Jenis Buah yang Baik Dikonsumsi untuk Program Diet

Oleh sebab itu, penting bagi semua untuk mengetahui cara penyimpanan makanan yang memenuhi prinsip higiene dan sanitasi makanan.

Berikut beberapa di antaranya:

  1. Makanan yang disajikan panas harus tetap disimpan dalam suhu di atas 60 derajat celsius
  2. Makanan yang akan disajikan dingin disimpan dalam suhu di bawah 4 derajat celsius
  3. Makanan yang disajikan dalam kondisi panas yang disimpan dengan suhu di bawah 4 derajat celsius harus dipanaskan kembali sampai 60 derajat celsius sebelum disajikan
  4. Suhu makanan yang diangkut dari tempat pengolahan ke tempat penyajian harus dipertahankan
  5. Makanan yang akan disajikan lebih dari 6 jam dari waktu pengolahan harus diukur suhunya pada suhu di bawah 4 derajat celsius atau dalam keadaan beku 0 derajar celsius
  6. Makanan yang akan disajikan kurang dari 6 jam dapat diatur suhunya dengan suhu ruangan asal makanan segera dikonsumsi dan tidak menunggu
  7. Pemanasan kembali makanan belu (reheating) dengan pemanasan biasa atau microwave sampai suhu stabil terendah 60 derajat celsius
  8. Hindari suhu makanan berada pada suhu antara 24 derajat celsius sampai 60 derajat celsius, karena pada suhu tersebut merupakan suhu terbaik untuk pertumbuhan bakteri patogen dan puncak optimalnya pada suhu 37 derajat celsius
  9. Makanan matang yang akan disajikan jauh dari tempat pengolahan makanan
  10. Setiap makanan mempunyai wadah masing-masing. Isi makanan juga jangan terlampau penuh untuk mencegah timpah. Wadah harus mempunyai tutup yang rapat dan tersedia lubang hawa (ventilasi) untuk makanan panas. Uap makanan harus dibiarkan terbuang agar tidak terjadui kondensasi. Air uap kondensasi diketahui bisa menjadi media yang baik untuk pertumbuhan bakteri sehingga makanan mudah basi
  11. Wadah yang digunakan harus utuh, kuat, dan ukurannya memadai dengan makanan yang ditempatkan. Wadah juga jangan sampai yang berkarat atau bocor
  12. Pengangkutan untun waktu yang lama harus diatur suhunya dalam keadaan tetap panas 60 derajat celsius atau tetap dingin mencapai 4 derajat celsius
  13. Wadah selama perjalanan tidak dibuka sampai tempat penyajian
  14. Kendaraan pengangkut disediakan khusus dan tidak bercampur dengan bahan lain

 

Melansir Buku Masak Bersama Si Kecil: Tips Kenalakan Aneka Jenis Makanan (2011) karya Diana Damayanti, cara penyimpanan makanan yang kurang tepat bisa menyebabkan bahan makanan tersebut rusak.

Untuk itu, para orangtua khususnya perlu menerapkan 4 prinsip penyimpanan makanan dengan tepat.

Baca juga: 9 Makanan yang Harus Dihindari Penderita Hipertensi

Berikut yang mesti diperhatikan:

  • Pastikan bahan-bahan makanan tersimpan pada suhu yang tepat
  • Pastikan bahan-bahan makanan tersimpan di tempat yang tepat
  • Perhatikan cara penyimpanan yang tepat
  • Perhatikan administrasi penyimpanan yang tepat
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aneurisma Aorta

Aneurisma Aorta

Penyakit
Mengenal Apa Itu Metode ERACS dan Manfaatnya Usai Persalinan

Mengenal Apa Itu Metode ERACS dan Manfaatnya Usai Persalinan

Health
Bisinosis

Bisinosis

Penyakit
Cara Mencegah dan Mengatasi Sakit Leher

Cara Mencegah dan Mengatasi Sakit Leher

Health
Penis Patah

Penis Patah

Penyakit
8 Cara Mengatasi Susah Kentut dengan Obat dan secara Alami

8 Cara Mengatasi Susah Kentut dengan Obat dan secara Alami

Health
Emfisema

Emfisema

Penyakit
3 Perbedaan Demensia dan Alzheimer, Jangan Keliru Membedakannya

3 Perbedaan Demensia dan Alzheimer, Jangan Keliru Membedakannya

Health
OCD

OCD

Penyakit
Mengenal Cardiac Angiosarcoma, Kanker Langka yang Menyerang Jantung

Mengenal Cardiac Angiosarcoma, Kanker Langka yang Menyerang Jantung

Health
Barotrauma Telinga

Barotrauma Telinga

Penyakit
Bisakah Kehamilan Terjadi Tanpa Penetrasi?

Bisakah Kehamilan Terjadi Tanpa Penetrasi?

Health
Flu Babi

Flu Babi

Penyakit
Gangguan Kepribadian Ganda (DID)

Gangguan Kepribadian Ganda (DID)

Penyakit
5 Gejala Sembelit yang Perlu Diwaspadai

5 Gejala Sembelit yang Perlu Diwaspadai

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.