Kompas.com - 15/03/2020, 18:06 WIB

Anda perlu menimbang berapa banyak orang yang berkunjung ke sana, jarak tempat duduk satu sama lain, kondisi ventilasi udara, dll.

Semakin buruk ventilasi udara dan makin penuh sesak ruangan, risiko penularan penyakit apapun termasuk infeksi virus corona juga meningkat.

Alih-alih memilih tempat kulineran yang punya sirkulasi buruk, pilih tempat makan yang terbuka dan minim kerumunan atau antrean.

Demi alasan keamanan, Anda juga bisa menghindari puncak jam makan yang biasanya lebih banyak pengunjung.

Selain itu, pilih tempat makan yang menyediakan menu makanan yang bersih dan sehat.

Pasalnya, asupan memegang peranan penting untuk menjaga sistem daya tahan tubuh tetap prima.

Pastikan juga, kebersihan tempat makan untuk kulineran bisa diandalkan. Utamakan memilih tempat kulineran yang menyediakan tempat cuci tangan.

Baca juga: 3 Alasan Hand Sanitizer Buatan Sendiri Tak Efektif Tangkal Corona

Pertimbangkan orang sekitar

Saat musim wabah penyakit, jangan hanya menjaga kesehatan diri Anda sendiri. Pertimbangkan juga kesehatan dan keselamatan orang lain.

Orang yang sehat perlu mempertimbangkan untuk kulineran atau makan di luar, apabila rentan membawa pulang penyakit bagi orang di rumahnya.

Di sisi lain, jangan lupa pertimbangkan, saat orang sehat makan di luar rumah atau kulineran, Anda secara tidak langsung membantu menggerakkan perekonomian dan membantu orang lain mendapatkan penghasilan.

Sebagai jalan tengahnya, apabila Anda rentan membawa pulang penyakit setelah jajan di luar tapi butuh kuliner dari luar rumah, gunakan jasa layanan pesan antar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Insider
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bagaimana Cara Menyusui Bayi?

Bagaimana Cara Menyusui Bayi?

Health
Manfaat Pemberian ASI Bagi Bayi dan Ibu

Manfaat Pemberian ASI Bagi Bayi dan Ibu

Health
7 Manfaat Vitamin B Kompleks untuk Kesehatan

7 Manfaat Vitamin B Kompleks untuk Kesehatan

Health
12 Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Mengatasinya

12 Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Mengatasinya

Health
Apa yang Perlu Diketahui dari Kasus Hepatitis Misterius pada Anak?

Apa yang Perlu Diketahui dari Kasus Hepatitis Misterius pada Anak?

Health
Bagaimana Mencegah Penularan Cacar Monyet?

Bagaimana Mencegah Penularan Cacar Monyet?

Health
Cara Mengurangi Risiko Kanker Ovarium

Cara Mengurangi Risiko Kanker Ovarium

Health
Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Health
Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Health
7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

Health
6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

Health
5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

Health
Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

Health
8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.