Kompas.com - 15/03/2020, 18:06 WIB
Ilustrasi menyantap makanan bernutrisi SHUTTERSTOCKIlustrasi menyantap makanan bernutrisi

KOMPAS.com - Beberapa kebijakan untuk menanggulangi penularan penyakit Covid-19 diberlakukan menyusul wabah infeksi virus corona.

Sejumlah aktivitas tatap muka belajar di sekolah dan kampus ditiadakan, destinasi wisata ditutup, sampai berbagai acara yang melibatkan banyak orang dibatalkan.

Di tengah imbauan untuk meminimalkan kontak dengan banyak orang tersebut, beberapa orang bertanya, "Bolehkah jajan atau kulineran di luar rumah?"

Baca juga: Siapa Saja yang Paling Banyak Tertular Virus Corona?

Melansir Insider, sejumlah pakar kesehatan menjawab sah-sah saja makan di luar di tengah wabah Covid-19. Namun, ada beberapa hal yang layak dipertimbangkan.

Berisiko bagi kalangan lansia dan pemilik penyakit kronis

Para ahli menyebut Covid-19 bisa berdampak saat menjangkiti orang berusia lanjut (lansia) dan pemilik penyakit kronis.

Untuk itu, orang di atas 50 tahun, penderita penyakit jantung, diabetes, dan penyakit paru-paru lebih disarankan tinggal di dalam rumah dan meminimalkan kontak dengan banyak orang karena lebih rentan tertular penyakit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sedangkan untuk orang sehat dengan imunitas prima yang ingin jajan atau kulineran di luar rumah, Anda disarankan untuk pergi ke luar rumah secukupnya.

Selain itu, Anda juga disarankan untuk sering mencuci tangan dengan sabun dan setop menyentuh area wajah.

Berada di tempat ramai atau kerumunan yang sudah banyak temuan kasus positif Covid-19 bisa meningkatkan peluang tertular penyakit.

Baca juga: 5 Cara Bebas Panik di Tengah Banjir Informasi Virus Corona

Bijak memilih tempat dan jam makan

Pemilihan tempat makan atau kulineran juga perlu dipertimbangkan dengan seksama.

Anda perlu menimbang berapa banyak orang yang berkunjung ke sana, jarak tempat duduk satu sama lain, kondisi ventilasi udara, dll.

Semakin buruk ventilasi udara dan makin penuh sesak ruangan, risiko penularan penyakit apapun termasuk infeksi virus corona juga meningkat.

Alih-alih memilih tempat kulineran yang punya sirkulasi buruk, pilih tempat makan yang terbuka dan minim kerumunan atau antrean.

Demi alasan keamanan, Anda juga bisa menghindari puncak jam makan yang biasanya lebih banyak pengunjung.

Selain itu, pilih tempat makan yang menyediakan menu makanan yang bersih dan sehat.

Pasalnya, asupan memegang peranan penting untuk menjaga sistem daya tahan tubuh tetap prima.

Pastikan juga, kebersihan tempat makan untuk kulineran bisa diandalkan. Utamakan memilih tempat kulineran yang menyediakan tempat cuci tangan.

Baca juga: 3 Alasan Hand Sanitizer Buatan Sendiri Tak Efektif Tangkal Corona

Pertimbangkan orang sekitar

Saat musim wabah penyakit, jangan hanya menjaga kesehatan diri Anda sendiri. Pertimbangkan juga kesehatan dan keselamatan orang lain.

Orang yang sehat perlu mempertimbangkan untuk kulineran atau makan di luar, apabila rentan membawa pulang penyakit bagi orang di rumahnya.

Di sisi lain, jangan lupa pertimbangkan, saat orang sehat makan di luar rumah atau kulineran, Anda secara tidak langsung membantu menggerakkan perekonomian dan membantu orang lain mendapatkan penghasilan.

Sebagai jalan tengahnya, apabila Anda rentan membawa pulang penyakit setelah jajan di luar tapi butuh kuliner dari luar rumah, gunakan jasa layanan pesan antar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber Insider
Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Abses Perianal
Abses Perianal
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Abses Perianal

Abses Perianal

Penyakit
6 Efek Hipertensi pada Tubuh yang Penting Diperhatikan

6 Efek Hipertensi pada Tubuh yang Penting Diperhatikan

Health
Hipertiroidisme

Hipertiroidisme

Penyakit
14 Makanan untuk Bantu Mengatasi Sembelit

14 Makanan untuk Bantu Mengatasi Sembelit

Health
8 Penyebab Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

8 Penyebab Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

Health
4 Cara Mengobati Penyakit Prostat, Tak Selalu Perlu Operasi

4 Cara Mengobati Penyakit Prostat, Tak Selalu Perlu Operasi

Health
Ejakulasi Tertunda

Ejakulasi Tertunda

Penyakit
4 Faktor yang Memengaruhi Tumbuh Kembang Anak

4 Faktor yang Memengaruhi Tumbuh Kembang Anak

Health
Liposarkoma

Liposarkoma

Penyakit
7 Hal yang Membut Anda Mudah Merasa Lelah

7 Hal yang Membut Anda Mudah Merasa Lelah

Health
Batu Empedu

Batu Empedu

Penyakit
12 Makanan yang Mengandung Seng Tinggi

12 Makanan yang Mengandung Seng Tinggi

Health
Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis)

Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis)

Penyakit
4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

Health
Gastroparesis

Gastroparesis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.