Konsumsi 5 Buah Berikut sebagai Cara Mengatasi Sembelit

Kompas.com - 21/04/2020, 06:06 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Sembelit adalah kondisi susah buang besar karena terdapat kotoran yang menyumbat usus.

Dalam kondisi normal, orang biasanya buang air besar minimal tiga kali seminggu. Frekuensi buang air besar lebih jarang dari tiga kali seminggu termasuk sembelit.

Sembelit atau konstipasi dapat menyebabkan perut kembung dan begah.

Baca juga: 3 Cara Mudah Mengatasi Sakit Perut Setelah Makan Pedas

Masalah pencernaan ini jamak dialami banyak orang. Umumnya, penyebabnya tidak berbahaya.

"Sembelit bisa disebabkan stres, efek samping obat, pola makan yang tidak seimbang, atau baru menjalani operasi," jelas Massarat Zutshi, MD., ahli bedah usus besar dari Cleveland Clinic.

Selain itu, sembelit juga bisa disebabkan kurangnya konsumsi cairan dan air putih dan kurang bergerak.

Cara mengatasi sembelit bisa dilakukan dengan berbagai jalan.

Salah satunya dengan obat alami sembelit yakni konsumsi serat larut air dari sayuran dan buah untuk sembelit.

Anda disarankan untuk mengonsumsi serat alami dari sayur atau buah setidaknya 20 sampai 30 gram per hari.

Baca juga: 7 Gejala Usus Buntu, Tak Hanya Sakit Perut Sebelah Kanan

Melansir berbagai sumber, berikut beberapa buah yang efektif mengatasi sembelit:

1. Alpukat

Ilustrasi alpukatbarmalini Ilustrasi alpukat
Alpukat merupakan salah satu sumber lemak yang baik di samping kacang-kacangan dan minyak zaitun.

Menurut ahli dari Harvard Medical School, lemak baik dapat melumasi dan melancarkan kotoran yang tersumbat di saluran pencernaan.

Untuk melancarkan sembelit, coba konsumsi alpukat. Anda bisa memakan buahnya secara langsung maupun dalam sajian jus tanpa gula.

Baca juga: Kabar Baik, Makan Satu Buah Alpukat Sehari Ampuh Lawan Kolesterol Jahat

2. Lemon

ilustrasi lemon ilustrasi lemon
Konsumsi segelas air hangat dengan perasan jeruk lemon di pagi hari terbukti dapat mengatasi sembelit.

Kandungan asam sitrat dalam lemon dapat menstimulasi saluran pencernaan agar lebih lancar.

Selain itu, lemon juga dapat membasuh sisa racun dalam tubuh.

Jika Anda kurang suka minum campuran air hangat dengan perasan lemon, Anda juga bisa menikmatinya khasiatnya dalam secangkir teh hangat dengan perasan lemon.

Baca juga: 5 Manfaat Minum Air Lemon di Pagi Hari

3. Apel dan pir

Ilustrasi bentuk tubuh.Shutterstock Ilustrasi bentuk tubuh.
Apel dan pir mengandung senyawa serat, sorbitol, dan fruktosa yang dapat melancarkan pencernaan.

Tak hanya mengandung senyawa yang bisa melancarkan pencernaan, apel dan pir juga mengandung kadar air yang tinggi.

Tambahan asupan cairan dapat membantu meringankan beban pencernaan dan mencegah sembelit.

Untuk mendapatkan manfaat maksimal apel dan pir, Anda disarankan memakan buah tersebut bersama kulitnya.

Usahakan juga untuk makan buah apel dan pir segar, bukan kalengan atau olahan makanan.

Baca juga: Makan Apel dengan Kulitnya atau Dikupas, Mana yang Lebih Baik?

4. Anggur

.Shutterstock .
Buah anggur memiliki komposisi kulit dan daging yang sebanding.

Dengan komposisi tersebut, buah ini jadi kaya serat sekaligus mengandung banyak air.

Untuk meringankan gejala sembelit, coba makan beberapa genggam buah anggur yang sudah dicuci.

Baca juga: 7 Buah untuk Menurunkan Kolesterol Tinggi

5. Kiwi

Buah kiwiAmarita Buah kiwi
Setiap 100 gram buah kiwi mengandung dua sampai tiga gram serat yang dapat menambah massa pada kotoran atau tinja.

Dengan penambahan massa atau berat di tinja ini, sisa makanan lebih cepat saat mengalir lewat usus.

Kiwi juga mengandung actinidine. Enzim ini meningkatkan pergerakan di saluran pencernaan bagian atas lebih aktif.

Buah ini juga kaya akan fitokimia yang dapat berperan memperlancar saluran pencernaan.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X