Kompas.com - 09/05/2020, 17:28 WIB
Huawei P20 Pro turut menyematkan fungsi kecerdasan buatan bernama Master AI untuk mendeteksi jenis subyek foto dan melakukan penyesuaian parameter pemotretan secara otomatis, termasuk menampilkan level gauge untuk landscape. Namun  pendeteksiannya tak selalu akurat, seperti foto kanan yang dianggap sebagai bunga, padahal obyeknya dalah gelas berisi minuman cincau. Penyesuainnya pun kadang agak berlebihan, seperti foto langit di kiri yang tampak terlalu biru saat Master AI menerapkan mode Blue Sky secara otomatis. 
KOMPAS.com/ OIK YUSUFHuawei P20 Pro turut menyematkan fungsi kecerdasan buatan bernama Master AI untuk mendeteksi jenis subyek foto dan melakukan penyesuaian parameter pemotretan secara otomatis, termasuk menampilkan level gauge untuk landscape. Namun pendeteksiannya tak selalu akurat, seperti foto kanan yang dianggap sebagai bunga, padahal obyeknya dalah gelas berisi minuman cincau. Penyesuainnya pun kadang agak berlebihan, seperti foto langit di kiri yang tampak terlalu biru saat Master AI menerapkan mode Blue Sky secara otomatis.

Kemampuan antioksidan vitamin E tersebut meningkat dengan adanya zat nirgizi pada cincau yang berkhasiat sebagai antioksidan.

Baca juga: 6 Jenis Tanaman Herbal yang Baik untuk Jaga Imunitas Saat Puasa

Cincau hitam khususnya, mengandung beberapa macam antioksidan berupa senyawa fenol, yakni:

  • Caffeic acid
  • Vanelic acid
  • Syrinic acid
  • Protocatecuic acid
  • P-hydroxybenxoic acid

Fenol-fenol tersebut memiiki kemampuan untuk mereduksi hidroksil yang berasal dari radiasi surya.

Radiasi surya adalah radikal bebas yang sangat berbahaya bagi kesehatan sel manusia.

Salah satu sel yang peka terhadap radiasi sinarbiru adalah sel mata.

Paparan sinar biru yang terbawa oleh pancaran sinar matahari berdampak merusak terhadap mata.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, sinar ultraviolet (UV) A dan UV-B yang terpancar ke bumi dapat pula menyebabkan degenerasi kulit hingga memicu timbulnya melanoma pada kulit.

Jika terus-menerus memapar tubuh, seluruh sel tubuh menjadi rentan.

Radikal bebas tersebut dapat memengaruhi kestabilan DNA hingga menimbulkan beragam dampak buruk bagi kesehatan.

Kanker kulit merupakan kejadian buruk yang dipicu oleh radikal bebas ultraviolet.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X